116 Orang Dikerahkan Cari Warga Hilang

images (2)TERAS TERUNJAM – Kegelisahan warga Desa Teras Terunjam Kecamatan Teras Terunjam kian menjadi, karena hingga kemarin warganya Yozi (22) yang hilang di hutan belum ditemukan. Sabtu pagi 116 warga yang terdiri dari warga Desa Teras Terunjam, Teruntung dan Telang Kuning dikerahkan menyisir Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) tempat Yozi menghilang. Yozi sudah menghilang 3 hari 3 malam. Mau tidak mau warga harus cepat menemukannya sebelum terjadi sesuatu.

Sebelum berangkat warga berkumpul di lapangan Kantor Kecamatan Teras Terunjam. Warga diberi arahan untuk mencari orang hilang oleh perangkat tiga desa tersebut. Tujuannya menemukan Yozi. Warga membawa bekal makanan untuk bertahan selama beberapa hari di hutan. Warga akan terus mencari hingga Yozi ditemukan.

Warga yakin Yozi masih bertahan hidup di hutan belantara yang belum terjamah tersebut. Posisi hilangnya Yozi itu berada di hulu Sungai Air Dikit yang berada di kawasan TNKS. Untuk menuju lokasi membutuhkan waktu 3 jam perjalanan menggunakan sepeda motor. “Kami memilih yang muda-muda untuk berangkat. Supaya kuat mencari menyisiri hutan tersebut,” terang Ali Kasan.

Bagi warga yang sudah berumur dikerahkan ke Masjid Al Iman untuk salat hajat bermunajat pada Allah, supaya tim mampu menemukan Yozi dengan selamat. Setelah segala sesuatu persiapan selesai, warga berangkat menggunakan sepeda motor. Warga sudah dilengkapi dengan alat komunikasi berupa handphone yang dihidupkan bergiliran. Untuk mengantisipasi habisnya batrei handphone selama pencarian. Setiap ada perkembangan dalam pencarian itu disepakati dilaporkan ke Kades Teruntung, Kades Teras Terunjam dan Kades Telang Kuning.

Warga bertekad menemukan Yozi, sebab hutan itu terkenal dengan binatang buasnya. “Apakah nanti dibentuk tim lagi untuk menyisiri hutan itu tergantung kondisi di lapangan. Namun tekad warga hanya satu, yakni mencari Yozi yang menghilang,” tambahnya.

Warga yang berangkat juga didata nama dan alamatnya, supaya tidak tercecer atau hilang di hutan. Sabtu malam pukul 19.00 WIB 35 warga sudah diberangkat untuk menggantikan belasan warga yang mencari pertama pada Jumat kemarin. Yozi diperkirakan tidak jauh dari lokasi hilang itu. “Kita berharap cepat ditemukan,” imbuhnya.

Sementara itu pencarian juga melibatkan orang pintar. Menurut penerawangan orang pintar, Yozi sekarang berdiam di satu tempat. Tidak kemana-nama dalam radius jarak yang jauh. Sebab kondisinya sudah letih berusaha mencari jalan pulang ke luar dari hutan itu. “Mudahan bisa cepat ketemu,” kata salah seorang warga Yantoni.

Yantoni mengatakan hilangnya Yozi itu berawal ia berpisah dari rekannya di dalam hutan setelah mencari burung. Kawannya pulang ke camp menyisiri Sungai Air Dikit karena campnya berada di pinggir sungai. Namun Yozi memilih menempuh jalur pintas lewat rerimbunan pepohonan yang tinggi. Temannya berusaha mengingati Yozi, mengingat mereka tidak kenal hutan itu.

Yozi yang yakin bisa sampai lebih cepat nekat berpisah dengan temannya tersebut. Sayangnya Yozi tidak kunjung sampai ke camp istirahat mereka. “Kejadian itu Rabu sore sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah ditunggu hingga Kamis pagi tidak juga pulang-pulang. Hingga Kamis sore dilaporkan ke warga. Warga mulai Jumat pagi mencari Yozi. Namun hingga saat ini belum ditemukan,” tutup Yantoni.(del)

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: