Beberkan Nilai Kontrak Parkir

Syamsul AzwarBENGKULU – Anggota DPRD Kota Bengkulu Syamsul Azwar menyoroti pernyataan Kepala Seksi Sarana dan Prasana Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Bengkulu Firdaus MZ bahwa target PAD retribusi parkir 2013 sebesar Rp 5 miliar masih sulit dicapai.

Menurut Azwar, kebijakan menyerahkan pengelolaan zona parkir kepada pihak ketiga dilakukan tidak lain adalah untuk mencapai target tersebut. “Kalau sulit capai target, kami balik tanya, berapa nilai kontrak yang dilakukan oleh pihak ketiga? Kalau nilai kontraknya ditotalkan hanya capai Rp 2,8 miliar, ya sampai kapan pun tidak akan tercapai target Rp 5 miliar tersebut,” ujar Syamsul, Selasa (17/9).

Bila target Rp 5 miliar tidak tercapai, sambung Syamsul, menunjukkan kebijakan tersebut tidak tepat dilakukan. Karena hasilnya tidak berbeda bila dikelola oleh juru parkir seperti sebelumnya. “Buat apa pengelolaan parkir dikelola pihak ketiga, kalau target parkir tidak tercapai? Pemda Kota harus mengevaluasi lagi persoalan ini. Agar tidak menjadi alasan kalau tahun ini tidak tercapai target,” kata Syamsul.

Syamsul juga mempersoalkan alasan alasan target PAD sulit tercapai karena zonasi parkir yang tidak mengalami penambahan dan keengganan masyarakat membayar retribusi parkir. Menurut Syamsul, alasan tersebut tidak tepat. Sebab, sudah menjadi kewajiban pihak ketiga untuk memenuhi nilai kontrak.

“Kalau pihak ketiga tidak sampai target pendapatannya setahun Rp 5 miliar, mereka mempunyai kewajiban untuk menutupinya. Bila tidak tercapai target, berarti kan bisa wanprestasi. Makanya seperti yang saya katakan tadi, nilai kontrak antara pihak ketiga itu berapa? Dan nilai kontrak itu harus perlu diketahui semua pihak,” terang Syamsul.

Syamsul juga meminta agar Pemda Kota melakukan pengawasan secara ketat terhadap penerimaan retribusi parkir. Sebab, penyetoran retribusi parkir rawan menguap. Menurut Syamsul, Pemda Kota perlu membuka rekening khusus setoran PAD retribusi parkir.”Pengelola parkir atau petugas parkir bisa membayar melalui bank dengan ditandai bukti slip pembayarannya. Jadi ada tanda bukti yang jelas bahwa masing-masing pihak sudah membayar ke bank,” ujar Syamsul. (new)

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: