Duet Bundra-Mufran Harapan Baru Seluma

Penandatanganan berita acara pemilihan wakil bupati Seluma. PERI HARYADI/RB

Penandatanganan berita acara pemilihan wakil bupati Seluma. PERI HARYADI/RB

SELUMA KOTA – Pascaterpilihnya Wakil Bupati (Wabup) Mufran Imron, SE, Bupati Seluma H. Bundra Jaya, SH, MH mengatakan, Senin (6/5) ini akan menyampaikan surat permohonan pelantikan. Surat itu disampaikan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui gubernur.

Ditargetkan, pelantikan Wabup Seluma digelar dalam bulan Mei ini juga. Ini sebagai bentuk keseriusan Pemda Seluma, agar kursi wabup segera terisi secara sah dan roda pemerintahan bisa berjalan segera.

“Kita ingin cepat dan perlu diketahui, kita ini tercepat dari daerah lain. Saat dipanggil Mendagri kita ditanya kapan Seluma memilih Wabup, saya tegaskan Jumat sudah pemilihan dan akhrinya terwujud. Sedangkan daerah lain itu, mereka minta waktu tunda lagi. Jadi tidak benar kalau kita selama ini menghambat atau berleha-leha. Kapan pelantikan, diupayakan segera mudah-mudahan bisa Mei ini. Pokoknya langsung kita proses,” ujar Bundra seraya tersenyum sumringah.

 Bundra mengaku cukup senang dengan sudah terpilihnya wabup, sehingga ia ada rekan untuk bersama-sama membangun Seluma dari berbagai bidang. “Selama ini tidak ada teman, sekarang sudah ada teman tentu saya senang. Pokoknya kita Seluma ini tercepat soal wabup,” kata Bundra.

 Bagaimana soal mobil dinas untuk Wabup? Apakah akan mengusulkan pembelian mobnas baru, atau memaksimalkan semua upaya untuk menarik mobnas bupati yang saat ini belum dikuasa Pemda. Sebab Bundra sendiri hingga kemarin kemana-mana selalu menggunakan mobnas sewaktu ia menjadi wabup dulu, padahal Bundra sudah masuk tiga bulan menjadi Bupati Seluma. Sayangnya, Bundra masih enggan menanggapi pertanyaan tersebut.

 “Soal itu saya no comment,” ujarnya tersenyum seraya masuk dalam mobnasnya dan berlalu dari Gedung Paripurna DPRD Seluma.

 Ketua DPRD Seluma, Drs Zaryana Rait mengatakan, usai sudah tugas pihaknya selaku DPRD Seluma. Terkait pelantikan, tinggal upaya Pemda Seluma bagaimana itu bisa dilaksanakan sesegera mungkin. DPRD Seluma sambungnya, hanya sebagai mengantarkan sampai adanya wabup dan nanti baru terlibat lagi jika akan pelantikan.

 “Berita acara hasil paripurna hari ini, akan diserahkan langsung ke Pemda. Nanti Pemda lah yang menindaklanjutinya dan mengirim ke Gubernur. Selanjutnya Gubernur menyampaikan ke Mendagri untuk di SK kan dan dijadwalkan pelantikannya. Tugas DPRD sudah tuntas,” kata Zaryana.

 Ia pun menegaskan, setelah terpilihnya wabup, tidak ada alasan Pemda tidak lancar menjalankan roda pemerintahan. “Dua orang inikan sebagai pelayan rakyat, mulai hari ini harus maksimal agar pembangunan di Seluma dapat dipercepat,” kata Zaryana.

 Bagaimana dengan proses pergantian antar waktu (PAW) Mufran Imron, SE? Menurut Zaryana, pihaknya akan mempercepat jika permohonan dari Partai Pelopor selaku pantai pengusung Mufran saat maju menjadi anggota dewa, sudah diterima pimpinan DPRD Seluma. “PAW akan secepatnya, menunggu usulan partainya.

Tujuh Dewan Tidak Hadir

 Soal 7 anggota dewan yang tidak hadir, diisukan lantaran memboikot paripurna, dibantah tegas oleh Zaryana. Ia mengaku, tidak ada informasi pemboikotan. Selain itu, 7 anggota dewan yang tidak masuk itu tanpa keterangan. Hanya dua yang pamit ada Bimtek Partai.

 Tujuh anggota dewan yang tidak hadir yakni Martoni, SHI dan H Suhandi, S.Sos yang keduanya pergi Bimtek. Kemudian Mawa’aini, Pirin Wibisono, Darmawan Jaya, S.Ip. Selanjutnya Khairi Yulian, S.Sos dan Wandi yang mrmang keduanya sudah mengundurkan diri.

 Sementara itu, rapat paripurna pemilihan wabup kemarin pantauan RB terbilang berjalan lancar. Ini lantaran tidak banyak protes atau interupsi dari anggota dewan yang hadir. Rapat paripurna ini mendapat perhatian besar dari masyarakat Kabupaten Seluma. Lokasi Kantor DPRD Seluma kemarin, diramaikan oleh massa yang sebagian merupakan massa pendukung kandidat Mufran Imron, SE.

 Rapat paripurna sendiri dimulai sekitar pukul 14.00 WIB, setelah sholat Jumat. Namun sebelumnya dipagi hari telah dilaksanakan rapat paripurna pengesahantata tertib pemilihan wakil bupati.

 Awalnya pemilihan wabup ini diupayakan dilaksanakan dengan musyawarah. Namun saat pimpinan sidang yakni Drs Zaryana Rait menawarkan opsi tersebut yang memang sudah diatur dalam tatib pemilihan wabup, ditolak anggota dewan dan mereka sepakat dilaksanakan voting. Setelah diambil keputusan, akhirnya voting ditempuh untuk memilih wabup kemudian dilanjutkan dengan penunjukan saksi dari masing-masing calon. Yang menjadi saksi Mufran Imron, SE adalah Joni Indra Kartika, sedangkan saksi pihak Ir H Sudirman Saleh, yakni Muhammad Asran Tero.

 Voting dilaksanakan dengan anggota dewan menuliskan nama salah satu pilihannya untuk menjadi wabup, dengan satu persatu dewan dipanggil bergilir masuk ke bilik suara kemudian setelah itu memasukkan kertas yang berisi nama wabup, dimasukkan dalam kota surat suara.

Kejadian Lucu

 Dalam prosesi ini, sempat terjadi kejadian menarik yang sempat membuat anggota dewan dan tamu undangan lainnya yang hadir tertawa. Pertama anggota dewan Zainal Arifin, yang ia sempat salah tempat menuliskan nama di kertasnya surat suara. Harusnya dibilik suara yang tersedia dan terletak dibelakang mimbar yang akrab dijadikan tempat pidato, namun Zainal malah masuk ke mimbar tersebut. Aksi kedua yakni H Asran, yang saat melaju ke bilik suara tapi lupa mengambil surat suara. Tak ayal aksi keduanya ini mengundang tawa anggota dewan dan tamu undangan yang hadir.

 Hadir langsung dalam rapat paripurna ini selain Bupati Seluma, H Bundra Jaya, SH, MH serta 23 anggota dewan termasuk tiga unsur pimpinan yakni forum koordinasi pimpinan daerah (FKPD) Kabupaten Seluma, Sekda Sseluma Drs H Mulkan Tajuddin, MM, mantan ketua DPRD Seluma Hj Rosnaini Abidin, S.Sos, Presidium Pemekaran Kabupaten Seluma (PPKS) dan sejumlah tokoh masyarakat, SKPD dan pendukung Mufran Imron.

 Kemenangan Mufran sendiri disambut antusias baik sesama anggota dewan, maupun massa yang hadir langsung di DPRD Seluma. Kemudian selang beberapa menit Rapat Paripurna tuntas, dan sejumlah anggota dewan, tamu undangan dan massa masih berhamburan di halaman Kantor DPRD Seluma, ada kejadian aneh. Yakni tiba-tiba menggelegar suara gemuruh dari langit yang ini sempat menarik perhatian. “Wah ini menyambut adanya wabup seluma yang baru,” spontan salah satu warga. (hue)

banner 468x60

One Response

  1. abidsultan5 Mei 2013 at 1:58 pmReply

    selamat mengabdi ke masyarakat, bangun daerah dengan sungguh-sungguh, hilangkan kkn.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: