“Gaji” Komisi Informasi Rp 6 Juta Per Bulan

komisi informasiBENGKULU – Ketua Tim Seleksi Anggota Komisi Informasi Daerah Provinsi Bengkulu H. Zainawi Yazid, SH mengatakan, sesuai Surat Edaran dari Komisi Informasi Pusat, para komisioner Komisi Informasi Daerah (KID) bisa mendapatkan uang kehormatan minimal setengah dari uang kerhormatan Komisioner Komisi Informasi Pusat.

Berdasarkan perhitungannya, Komisioner Komisi Informasi Daerah bisa mendapatkan uang kehormatan sebesar Rp 6 juga per bulan. “Itu sesuai surat edaran dari Komisi Informasi Pusat,” kata Zainawi ditemui di Kawasan Masjid Baitul Izzah usai menunaikan salat Dzuhur, Senin (6/5). Meski begitu, Zainawi mengatakan, surat edaran tersebut tidak mengikat. Tetap disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Zainawi menambahkan, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Publik yang menjadi dasar pembentukan Komisi Informasi Pusat dan KID tidak memuat petunjuk mengenai komposisi komisioner Komisi Informasi. Namun, lanjut Zainawi, jika merujuk kepada unsur-unsur di dalam tim seleksi bisa saja kemungkinan besar unsurnya terdiri dari kalangan Pemerintahan, Akademisi, masyarakat dan kaum perempuang mendapat keterwakilan. “Melihat komposisi dari tim seleksi bahwa ada unsur pemerintah, masyarakat, akademisi dan perempuan, kemungkinan besar unsur ini yang diperhatikan,” kata Zainwai.

Terkait keraguan sejumlah pihak Timsel bakal “masuk angin” terkait penyeleksian, ditepis Zainawi. Dia menegaskan komitmen Timsel adalah melaksanakan tugas secara terbuka. Apalagi lembaga yang akan dibentuk merupakan lembaga keterbukaan publik. Proses seleksi akan dilakukan setransparan mungkin. Hasil seleksi administrasi akan diumumkan, begitu pula hasil tes tertulis akan diumumkan. “Karena kita tidak ada pesanan, tidak ada sponsor dan nanti akan kita umumkan semua,” kata Zainawi. (iks)

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: