Indehoy, Sepasang Siswa SMA Digerebek Warga

Pasangan ABG mesum yang digerebek tadi malam (24/8).

BENGKULU - Sepasang Anak Baru Gede (ABG) asal Air Bang Tengah Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Ri dan Rir sekitar pukul 21.30 WIB tadi malam (24/8) digerebek warga saat sedang melakukan hubungan layaknya pasangan suami-istri. Perbuatan tidak terpuji itu dilakukan dilakukan di sebuah rumah kosong yang beralamat di Jalan Jaya Wijaya RT.03 RW.01 kelurahan Dusun Besar kecamatan Singaran Pati. Dulunya rumah tersebut pernah ditempati oleh Ri dan keluarganya, sebelum pindah ke Curup.

Salah seorang saksi mata penggerebekan, Lukman pada saat sidang adat tadi malam, mengatakan ia dan warga lainnya curiga dengan keberadaan pasangan yang masih berstatus pelajar di kelas XII salah satu sekolah di Curup tersebut. Sebab sejak tiba dari Curup sekitar pukul 11.00 WIB kemarin, keduanya tidak kunjung keluar rumah. Kemudian sore harinya sekitar pukul 16.00 WIB, Ri keluar rumah untuk membeli minuman ke warung. Kemudian setelah itu keduanya berkurungan kembali.

Menurut warga yang rumahnya berseberangan dengan tempat kejadian, Naphan warga kemudian berinisiatip menggerebek dengan mengikutsertakan Ketua RT. 03, Yukndi dan Ketua RW 01 H. Sukri.

“Waktu kami gedor-gedor pintu lama dibuka, setelah itu barulah Ri keluar dengan pakaian lengkap. Kami tanya mana pacar dia, dia bilang di rumah sendirian. Kami tidak percaya dan langsung masuk ke rumah, ternyata pacarnya sudah berlari ke dapur dengan memakai sarung,” terang Lukman.

Warga juga menemui barang bukti berupa pakaian dalam keduanya di lantai. Akhirnya pasangan tersebut digelandang ke rumah Ketua RT.03 untuk mengikuti sidang adat yang dipimpin oleh Ketua Adat Dusun Besar, Abdulah setelah mendatangkan pihak keluarga laki-laki.

Diganjar Cuci Kampung

Saat sidang adat, keduanya mengakui apa yang diungkapkan para saksi dan siap diberikan sanksi. Berdasarkan sidang adat tersebut Ri dan Rir dikenai sanksi cuci kampung dan dianjurkan untuk segera menikah. Namun waktu pelaksanaan prosesi cuci kampung tersebut akan dibicarakan lebih lanjut. (uwa)

Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*
*