Jelang Tes Kategori II, Marak Mafia Honorer

honorerKARANG TINGGI – Jelang tes tertulis honorer kategori II sekitar Juli mendatang, perlu diwaspadai maraknya oknum yang mafia honorer. Mengaku bisa meloloskan honorer untuk masuk verifikasi susulan, padahal sebenarnya tidak ada formasi susulan honorer kategori II. Sebab jumlahnya sudah final 138 orang.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Benteng, Hasan Basri S.Sos mengaku tidak bertanggungjawab jika ada honorer yang jadi korban mafia. Mengingat selama sebulan terakhir sudah puluhan korban yang mendatangi BKPPD terkait ulah mafia honorer tersebut. “Sudah ada korban, tetapi kami no comment sebab itu ulah mafia,” katanya.

Hasan menegaskan pihaknya menyiapkan imbauan di media, agar tidak ada lagi honorer yang dikontak mafia mengaku-ngaku menolong dan meluluskan mereka jadi CPNS. Mengingat honorer K-II tidak bisa ditambah. “Jumlah honorer Benteng tetap 138 orang, tidak ada wacana atau rencana penambahan. Sebab keputusan ini dari MenPan,” terang Hasan.

Sejauh ini, BKPPD Benteng masih menunggu hasil verifikasi daftar honorer Kategori II dari BKN pusat. Setelah BKN mengeluarkan nama-nama honorer yang masuk Ketegori II dan akan dikeluarkan nomor register honorer itu, selanjutnya ditindaklanjuti pelaksanaan tes tertulis Juli. “Ada tahapan yang akan dilalui dari pusat ke daerah,” tambahnya.

Tahun ini juga telah dianggarkan biaya pelaksanaan tes CPNS Rp 600 juta dari APBD 2013. Kemungkinan besar anggaran tersebut akan dipakai untuk pelaksanaan tes tertulis honorer kategori II 2013. “Anggaran sudah disiapkan dan disetujui dalam APBD. Kalau batal tidak ada penerimaan, akan dikembalikan,” tutupnya.(rif)

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: