Korupsi GOR Dipecah Tiga Berkas

korupsiTUBEI – Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Lebong terus menggeber dugaan korupsi pembangunan GOR Terpusat 2008/2009 di Kelurahan Taba Anyar Kecamatan Lebong Selatan, dengan 7 tersangka (tsk). Penyidik sudah mulai melakukan pemeriksaan secara bertahap untuk menyelesaikan berkas perkara, yang dipecah 3 berkas (split).

Tujuh tersangka itu, mantan Kadis Diknaspora Lebong, Drs. DH, M.Pd, PPTK GOR Terpusat Su, Am.Pd dan Ketua Panitia PHO Drs. NM, BE dan SW, ST yang merupakan Sekretaris Panitia Serah Terima Pekerjaan Fisik atau PHO TA 2009 sekaligus anggota tim peneliti kontrak.

Kemudian 3 lainnya, masing-masing IMH, ST anggota serahterima pekerjaan fisik tahun 2009 sekaligus ketua tim peneliti kontrak, dua anggota serahterima Pekerjaan fisik tahun 2009, Ma, ST dan Ar.

‘’Benar, kita periksa para tersangka ini secara bertahap. Dari 7 tersangka, kita baru memeriksa satu tersangka, yaitu PPTK GOR Terpusat Su, Am.Pd Senin (13/5),’’ ungkap Kapolres Lebong AKBP Roh Hadi, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Abdu Arbain kemarin (16/5).

Pemberkasan para tersangka, kata Abdu, dijadikan tiga split, masing-masing satu berkas untuk tersangka KPA, satu berkas untuk tersangka PPTK dan satu berkas lagi untuk Tim PHO yang berjumlah 5 orang.

‘’Jadi rencananya kita selesaikan satu-satu dulu berkasnya agar bisa lebih konsentrasi dalam melakukan penyidikan,’’ kata Abdu yang didampingi Kanit Tipikor Bripka Tri Cahyoko.

Menurut Abdu, untuk pemeriksaan terhadap Pimpinan PT. Pembangunan Perumahan (PP), rencananya yang bersangkutan akan memenuhi panggilan pada pekan depan.

‘’Sedangkan untuk dokumen yang kita cari dan butuhkan beberapa waktu lalu, sudah didapatkan dari pihak Dinas Diknaspora. Kita lihat saja bagaimana perkembangan selanjutnya,’’ demikian Abdu.

Sekadar diketahui, selain 7 orang tersebut, penyidik juga masih mengantongi 11 nama lagi calon atau yang berpotensi menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut.

Masing-masing H. AM, Ir. AI, Drs. H. DU, Ir. ARS, TW, dan ES, FS, NS, Ir. SK, GY, dan SW. Mereka masing-masing memiliki jabatan dan peranan yang berbeda-beda. Mulai dari mantan pimpinan daerah, mantan anggota DPRD Lebong serta PNS yang terlibat dari mulai proses pelelangan dan pelaksanaan kegiatan pembangunan GOR Terpusat.(dtk)

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: