Pelantikan Mufran Sebagai Wabup Terancam

mufran disambut pendukungnya (3)BENGKULU - Fakta mengejutkan muncul dari DPRD Kabupaten Seluma. Sejumlah anggota dewan yang sempat ditemui RB mengaku, akan mendukung Murman Effendi yang gugatannya dimenangkan oleh PTUN Jakarta, menjadi Bupati Seluma.

Namun sebelum itu, harus terpenuhinya sejumlah persyaratan yang memang menyatakan bahwa Murman sudah dipastikan dan didefenitifkan pengembalian jabatan sebelumnya. Hal ini diungkapkan Ketua Fraksi PKP Indonesai DPRD Kabupaten Seluma, Drs Martadinata.

 “Kami akan dukung, jika SK pelantikan bundra dicabut dan SK pengangkatan pak Murman dikeluarkan. Kan kami dewan tidak punya kepentingan, siapapun itu yang menjadi bupati Seluma ini,” tegasnya.

 Martadinata pun menyakini, bahwa apapun yang terjadi semisal Murman Effendi kembali menjadi bupati seluma, atau masih akan tetap Bundra, tidak akan berpengaruh pada pembangunan di Kabupaten Seluma untuk tahun 2013 ini. Pasalnya, APBD sudah ketuk palu dan saat ini tinggal menjalankan.

 “Saya yakin itu tidak akan berdampak dengan masyarakat. Sekarang inikan APBD sudah jelan, jadi ada atau tidaknya bupati, pembangunan akan tetap jalan,” yakinnya.

 Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Seluma Ir H Muchlis Thohir, Wakil Ketua I DPRD Seluma Jonaidi Syahri, S.Sos, MM serta Ketua Komisi H Asran Syafri, MM mengaku tidak terlalu mempermasalahkan informasi yang berkembang saat ini. Mereka menyakini hal itu baru sekedar isu, lantaran belum ada bukti dan pemberitahuan resmi yang mereka terima.

 Soal pelantikan Mufran menjadi wakil bupatib seluma? Muchlis menyatakan pihaknya masih akan tetap melantik. Namun setelah SK pengangkatan dari Mendagri diterima dewan, dan setelah adanya kejelasan status baik itu Murman effendi yang menggugat SK pemberhentiannya ataupun status H Bundra Jaya, Sh, MH sebagai bupati seluma.

 “Kita tidak akan serta merta melantiknya, walaupun SK mendagri keluar. Akan kita telaah dan lihat dulu, kejelasan proses hukum pak Murman dan kejelasan status pak Bundra. Memang kalau SK mendagri keluar mengangkat Mufran menjadi wabup, pasti kita lantik. Tapi kembali setelah semuanya ada kejelasan,” kata Muchlis yang turut dibenarkan Ketua Komisi I, H Asran.

 Ia pun mengingatkan, agar bupati saat ini tetap focus menjalankan tugasnya sebagai bupati. “Yang jelas jika Mendagri mencabut SK pengangkatan Bundra menjadi bupati, maka kita dewan pun akan menyesuaikan akan melakukan paripurna pembatalan hasil paripurna pilwabup beberapa waktu lalu. Makanya kita mau tahu dulu perkembangannya, kalau kata jubi rKemendagri di RB hari ini (kemarin) bahwa mereka masih akan cross cek dulu. Siapa tau nanti mereka banding atau langkah hukum lainnya,” tambahnya.

Datangi Mendagri

 Ketua Komisi I DPRD Seluma, H Asran Syafri, MM mengatakan, tidak menutup kemungkinan Komisi I akan mendatangi Kemendagri, mempertanyakan kejelasan soal informasi terbaru ini. Namun hal itu akan dibicarakan lebih lanjut bersama anggota komisi. “Kalau sekarang belum ada rencana kita untuk mengklarifikasinya ke Kemendagri, tapi tidak menutup kemungkinan itu akan dilakukan. Yang jelas masyarakat tidak perlu risau atas perkembangan untuk Seluma sekarang,” tandasnya.

 Trepisah, wakil bupati seluma terpilih, Mufran Imron, SE dihubungi kemarin mengatakan, ia akan mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku. Namun demikian, ia menyakini dalam proses pengangkatan Bundra Jaya menjadi Bupati Seluma sudah melalui proses dan prosedur yang diakui dan diatur dalam undang-undang.

 Meskipun demikian, Mufran mengaku menyayangkan langkah-langkah dan tindakan yang diambil oleh Murman Effendi. Menurutnya, Murman sebaiknya terima keadaan dan itu akan lebih baik.

 “Mendagri pasti lebih tahu dan mereka pasti ada kajiannya, tidak akan sembarangan memproses selama ini. Biarlah semua ini masyarakat yang menilai. Yang jelas, kalau saya jadi pak Murman, pulang ke seluma saja malu. Karena dipercaya masyarakat malah merampok uang masyarakat. Hukum saat ini aneh, sama seperti halnya Agusrin dulu yang begitu ceoat prosesnya dan lainnya. Saya yakin sekarang juga ada permainan hukum, karena memang penegak hukum sekarang sulit dipercaya,” tegas Mufran.

 Mufran yakin, bahwa proses yang sudah berjalan hingga terpilihnya wabup Seluma, tidak akan ada perubahan hingga dilakukannya pelantikan wabup.

 “Kalau alibi atau mau menzalimi orang itukan banyak caranya, tapi biarlah semua itu masyarakat yang menilainya. Contoh kasus pak murman ini, dulu ia pernah ditetapkan tersangka oleh Polda, tapi tiba-tiba hilang. Kemudian sekarang di Kejati lihat saja, berbagai macam alibi pihak kejati soal perkambangan kasus hukumnya, yang itu kita sudah bosan mendengarkannya. Saya yakin Mendagri punya analisa dan kajian hukum sendiri, tidak mungkin mereka sembarangan mengeluarkan keputusan,” demikian Mufran. (ble/hue)

Subscribe to Comments RSS Feed in this post

2 Responses

  1. mufran dlantik??? politik macam apa ini..hati2 bundra sebentar lagi mungkin kamu di “makannya” juga..ada apa dng bundra sehingga memilih wakil nya mufran? “kartu as” anda berada dtangan mufron ya.??kita lihat 4 bulan ke depan.

  2. mufran mufran…mulut anda aj susah di percaya..sekarang bisa ber koar2 , kemarin2 hilang bak di telan bumi..mau jadi bupati ya nanti?hmm ky nya ngaca dl deh..politik mufran gampang sekali di baca..politikus masih kemarin sore sih..mulut mu harimau mu!!merampok uang?semenjak pak murman jadi bupati infrastruktur seluma lebih menjanjikan tuh.sekarang???merosot tajam..mufran, zaryana rait, bundra orang2 yg meluluh lantakan seluma..

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: