Pelantikan Panwascam Dijaga Aparat Polisi

Sebanyak 33 Panwascam yang dinyatakan lulus seleksi, dilantik di Gedung Pemuda, Senin kemarin (13/5). YUNIKE/RB

Sebanyak 33 Panwascam yang dinyatakan lulus seleksi, dilantik di Gedung Pemuda, Senin kemarin (13/5). YUNIKE/RB

KOTA MANNA – Ada yang beda dari pelantikan 33 Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) yang digelar di Gedung Pemuda, Senin kemarin (13/5).

Pelantikan Panwascam– dikawal ketat dua pleton dari kepolisian. Tentu kondisi sedikit berbeda saat pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) lalu.

Penjagaan ini dilakukan, karena diduga sekelompok orang akan melakukan aksi demo pada saat pelantikan. Aksi ini dipicu karena ketidakpuasan dua anggota Panwascam yang dicoret dari daftar peserta, karena kedua calon terlibat pidana pada Pemilu sebelumnya.

Kapolres BS AKBP Yohanes Hernowo, S.IK, MH, ketika dikonfirmasi, membantah kalau pengamanan ini dilakukan untuk antisipasi sekelompok orang yang dikabarkan bakal melakukan unjuk rasa saat acara pelantikan Panwascam. Menurut Hernowo, sebanyak dua pleton atau 60 anggota yang diturunkan memang ditujukan untuk menjaga proses demokrasi agar tetap berjalan lancar.

‘’Pelantikan ini merupakan kegiatan demokrasi, jadi harus dijaga. Karena memang sudah jadi tugas kita sebagai polisi untuk mengawal dan mengamankan agar proses demokrasi berjalan lancar dan tidak terhambat karena ulah oknum,” jelas Hernowo saat ditemui usai menghadiri pelantikan Penwascam, kemarin (13/5).

Disinggung soal pelantikan PPK dan PPS yang tidak dikawal ketat, Hernowo hanya menjawab pelantikan Panwascam likupnya lebih besar. Namun Hernowo membenarkan, kalau penjagaan ini dilakukan atas permintaan dari Panwaslu.

Disisi lain, Ketua Panwaslu BS, Vera Diana, SP, mengungkapkan pelantikan 33 Panwascam ini dilakukan serentak se Provinsi Bengkulu. Tugas pertama yang akan dilakukan 33 Panwascam yang tersebar di 11 kecamatan itu, yakni melakukan pemutakhiran data pemilih di tingkat kecamatan bersama perangkat KPU kabupaten.

‘’Selanjutnya Panwascam akan melakukan tugasnya sesuai mekanisme UU No 15 tahun 2011 dan UU No 8 tahun 2012 tentang penyelenggaraan pemilu. Dengan tugas melakukan pengawasan tahapan Pemiliu di kecamatan masing-masing,” jelas Vera.

Pelantikan Panwascam juga dihadiri Bupati BS Reskan Effendi, SE. Dalam kesempatan itu bupati berpesan agar Panwascam mampu melaksanakan tugasnya secara profesional tanpa melibatkan kepentingan pribadi.(key)

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: