Pemprov Pakai Sistem Pendaftaran CPNS Online

CPNSBENGKULU – Penyelenggaraan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemda Provinsi Bengkulu hampir dipastikan berlangsung ketat. Bukan hanya bertarung dengan sesama pelamar asal Bengkulu, pelamar CPNS asal Bengkulu juga berpeluang bertarung dengan pelamar asal provinsi lain.

Itu menyusul rencana Pemda Provinsi Bengkulu menggunakan sistem pendaftaran online. Dengan demikian pelamar bukan hanya warga Bengkulu juga bisa ikut mendaftarkan diri. Tetapi juga warga luar Bengkulu.

“Kalau pendaftaran online, boleh saja dari luar ikut mendaftar. Nanti akan kami rapatkan dulu,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu H. Asnawi A Lamat, Selasa (23/7).

Dari 144 kuota CPNS yang diberikan oleh Kementerian Aparatur Pendayagunaan Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN–RB), Asnawi membeberkan 80 persen diantaranya merupakan tenaga kesehatan, seperti dokter spesialis. Sisanya untuk tenaga fungsional umum dan fungsional tertentu.

“Nanti akan dilakukan rapat dengan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Permintaan mereka seperti apa. Formasinya akan kami lihat. Jangan sampai nanti, tidak ada yang melamar. Sehingga dikembalikan ke pusat,” tambah Asnawi.

Sementara itu Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Inzani Muhammad kurang sependapat bila Pemda Provinsi melakukan pendaftaran dengan sistem online. Dia lebih setuju bila pendaftaran dilakukan terbatas, dengan memprioritaskan warga Bengkulu.

“Kalau pendaftaran dengan sistem online dan terbuka, saya pikir itu dapat merugikan daerah. Lebih baik, Pemda Provinsi memprioritaskan warga Bengkulu. Sarjana-sarjana terbaik Bengkulu, saya kira sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan tenaga CPNS,” kata politisi PAN daerah pemilihan Mukomuko itu.

Selain memanfaatkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal, bila warga Bengkulu yang lolos sebagai CPNS, setidaknya akan mengurangi angka pengangguran. Dan mendorong tercapainya kesejahteraan warga Bengkulu. “Saya yakin, semua warga Bengkulu yang lulus jadi CPNS nanti pasti menjadi abdi negara yang baik,” ujar Inzani Muhammad.

Dibagian lain Inzani Muhammad mengaku sangat mendukung bila Gubernur Bengkulu, H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd menggunakan sistem program Camputer Asisted Test (CAT) pada seleksi CPNS pada akhir September mendatang. Bila itu dilaksanakan, Inzani berkeyakinan ajang rekrutmen abdi negara di lingkungan Pemda Provinsi itu akan berlangsung transparan dan bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Seperti diketahui sistemnya, peserta yang mengikuti tes akan diberikan soal ujian secara online dan jawaban langsung diterima di server pusat. Sehingga di saat peserta ujian selesai melaksanakan tes, mereka akan langsung mengetahui hasil tesnya pada saat itu juga.

“Soal kesiapan alat, saya kira dapat bekerja sama dengan perguruan tinggi seperti Universitas Bengkulu. Kalau sistem CAT ini, harus kita dukung. Termasuk sikap tegas gubernur yang akan menindak tegas pejabat yang akan menjadi calo,” pungkas Inzani Muhammad. (ble)

Subscribe to Comments RSS Feed in this post

4 Responses

  1. Saya setuju dgn inzani muhammad lebih baik memprioritaskan putra-putri daerah bengkulu itu sendiri,kalau sampai dr provinsi lain jg ikut takut nya hanya sementara di bengkulu dan akan pindah ke provinsi asalnya,jd alangkah baiknya jika memanfaatkan SDM lokal…

  2. “Saya yakin, semua warga Bengkulu yang lulus jadi CPNS nanti pasti menjadi abdi negara yang baik,” ujar Inzani Muhammad

    Andai saja benar pak,mungkin tidak akan ada kasus2 PNS yang terjadi di bengkulu ini

  3. mandaklah kuday..nak dibuyani jemo pemda tuh.namo2 yg lulus la ado dalam pakit karo kepegawaian.percuma bae empuk gubernurnyo ustadz..,mukonyo bae cak tanci 50rb.

  4. kompetisi secara umum ada baiknya artinya di sisi itulah kemampuan SDM lokal di uji daya saing kemampuan SDM non lokal…bicara soal pendaftaran via online sangatlah saya dukung dan tidak ada salahnya memanfaatkan kemajuan teknologi…dan saya pikir lebih efisien di banding berbondong–bondong dan berdesak-desakan,,,udah gak zamannnnnnya bro
    .

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*
*