Perampok Motor Guru MIN 01, Pelajar SMP

Dua tsk perampok motor guru, keduanya pelajar SMP bersama barang bukti sepeda motor. Keduanya ditahan di Mapolsek Bermani Ilir. RAHMAN/RB

Dua tsk perampok motor guru, keduanya pelajar SMP bersama barang bukti sepeda motor. Keduanya ditahan di Mapolsek Bermani Ilir. RAHMAN/RB

BERMANI ILIR – Ternyata perampok sepeda motor Yamaha Soul BD 6758 GC milik  guru MIN 01 Kepahiang, Yusnawati (32) warga  Desa Sosokan Taba Kecamatan Muara Kemumu adalah dua pelajar SMP. Keduanya, Ag (16) warga Desa Bandar Aji Kecamatan Sikap Dalam, Empat Lawang dan rekannya, Na (16), penduduk Desa Padu Raksa, Empat Lawang.

 Sebelumnya, kedua pelajar ini ditangkap Polsek Tebat Karai ketika berusaha menjambret tas milik Rika Mariance (27), PNS Puskesmas  Babatan Kecamatan Seberang Musi, pukul 13.00 WIB, Sabtu (11/5) lalu. Aksi penjambretan itu dilakukan Ag dan Na di jalan lintas Kepahiang – Bermani Ilir, tepatnya di Desa Talang Karet Kecamatan Tebat Karai, Kepahiang.

 ”Setelah dilakukan pemeriksaan intensif ternyata tersangka Ag dan Na juga terlibat perampokan sepeda motor milik Yusmawati,” jelas Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno, S.Sos, MH didampingi Kapolsek Bermani Ilir AKP Nurda’i.

 Dari pengakuan kedua tersangka, tim Buser Polsek Bermani Ilir langsung melakukan pencarian barang bukti (BB) sepeda motor Yamaha Mio Soul milik korban. Motor berhasil ditemukan di Desa Karang Dapo, Kabupaten Empat Lawang.      “Sepeda motor korban berhasil kami temukan. Kini sepeda motor itu sudah diamankan di Mapolsek sebagai barang bukti perampokan,” tutur Nurda’i.

 Sebagaimana diketahui, disamping perampokan sepeda motor kedua pelajar tersebut juga terlibat penjambretan. Sehingga keduanya disidik dalam dua perkara berbeda oleh penyidik yang berbeda. Keduanya lebih dulu disidik Polsek Bermani Ilir untuk kasus penjambretan tas PNS di Desa Talang Karet.

 ”Setelah perkara penjambretan tas di Desa Talang Karet itu diputus pengadilan nanti, barulah kedua tersangka diajukan kembali ke jaksa dalam kasus perampokan sepeda motor guru MIN 01 Kepahiang itu,” tutur Nurda’i.

 Aksi perampokan sepeda motor itu dilakukan kedua tersangka di ruas jalan Keban Agung – Batu Bandung sekitar pukul 12.45 WIB, Rabu (10/4) lalu. Pelaku perampokan itu disebutkan 3 orang, 2 diantaranya Ag dan Na yang sudah berhasil ditangkap. Satu lagi masih dalam pengejaran polisi.

 Adapun kronologis perampokan sepeda motor bermula ketiga pelaku menggunakan sepeda motor berboncangan 3 orang itu membuntuti korban dari Kantor Camat Bermani Ilir ke arah Desa Batu Bandung. Tiba di tempat sepi atau sawangan, ketiga pelaku langsung memepet motor korban. Selanjutnya menendang sepeda  korban hingga korban terjatuh di jalan. Bersamaan dengan itu, 2 pelaku turun dan langsung menodongkan senjata tajam. Diancam begitu rupa, korban ketakutan dan tak kuasa mempertahankan sepeda motor miliknya yang seketika dibawa kabur pelaku.(rhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*
*