Tabrak Truk, Siswa MA Tewas

BENTENG – Hampir setiap hari terjadi kecelakaan lalu lintas mengakibatkan korban jiwa yang terjadi di berbagai ruas jalan Provinsi Bengkulu. Kali ini korbannya, Febby Irawan (18) warga Desa Pulau Panggung Kecamatan Talang Empat Kabupaten Benteng. Siswa kelas XI Madrasah Aliyah Islamiah Cendekia Desa Taba Lagan, Benteng ini tewas akibat motor yang dikendarainya menabrak truk pengangkut sawit, kemarin (26/9) sekitar pukul 14.30 WIB di tikungan tajam Desa Pulau Panggung Talang Empat.

Paman korban Alwi (56) ditemui RB, kecelakaan yang merenggut nyawa bungsu dari tiga saudara itu terjadi ketika korban dari sekolahnya hendak pulang ke rumahnya di Desa Pulau Panggung. Korban mengendarai motor Yamaha Vega dari arah Desa Taba Lagan menuju Kembang Seri.

Setibanya di jalan yang menikung, motor korban dikejutkan dengan kemunculan truk pengangkut sawit nopol BD 8089 PK disopiri Hasulungan Simanjuntak (23) warga Seluma yang baru pulang dari PT Citra Sawit Lestari (CSL) kawasan Desa Pulau Panggung. Truk diduga melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Kembang Seri. Korban yang diduga terkejut dengan kehadiran truk tersebut tak dapat mengelakkan hingga motornya langsung menabrak truk tersebut.

”Dia (korban, red) mau pulang sekolah tadi, lawannya truk pengangkut sawit, mobil truknya ada tapi sopirnya kabur,” ujar Alwi saat ditemui RB kemarin.

Kerasnya benturan membuat korban langsung terpental ke aspal. Korban mengalami patah lengan kanan, patah paha kanan, luka lecet di kaki dan kanan, serta dari telinga mengeluarkan darah segar. Oleh warga sekitar dan pihak keluarganya, korban dilarikan ke RSUD M Yunus Bengkulu. Namun Tuhan berkehendak lain, korban menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan ke RSUD M Yunus.

Setelah dilakukan visum di ruang kamboja RSMY, pihak keluarga langsung membawa jenazah korban ke rumah duka untuk dimakamkan. ”Rencananya mau dimakamkam hari ini juga (kemarinm,red),” kata Alwi pelan sambil menyeka air matanya.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Asep Teddy Nurrasyah S.Ik, melalui Kasat Lantas AKP Purwanto HS mengatakan korban sudah menghembuskan napas terakhir saat dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

‘’Kepala korban mengeluarkan darah, dan paha serta kaki kanannya patah. Juga terdapat luka di bagian tubuh korban,’’ ucap Purwanto.

Ditambah Kanit Lantas Benteng, Aipda. Sucipto, sopir truk yang sempat disebutkan melarikan diri telah diamankan di Polsek Talang Empat. Hingga tadi malam, sopir naas itu masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Talang Empat. ‘’Kita juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. Diduga sebelum jatuh, motor lebih dulu serempet pinggiran truk itu,’’ katanya.

Sementara Kepala Desa Pulau Panggung, Basrah mengatakan warga dan pihak keluarga korban sudah menerima kejadian itu sebagai musibah. ‘’Warga tidak ada yang emosi dan sudah menerima kejadian ini. Namanya saja kecelakaan, tentu tak ada yang menghendakinya begitu pun sopir truk itu,’’ ujarnya.

 

Xenia vs Dump Truck

Di tempat terpisah, sekitar pukul 11.30 Wib kemarin di tikungan tajam KM 11-12, jalan raya desa Harapan, kecamatan Pondok Kelapa, terjadi lakalantas antara dump truck batubara Nopol BD 8061 CU dengan Xenia BD 1609 M. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, hanya mengalami kerugian materil mobil Xenia rusak lebih berat.

Dump truck dikendarai Putra (35) warga Teluk Sepang, kota Bengkulu dari arah Kota Bengkulu mau menuju Ketahun Bengkulu Utara. Sementara Xenia disopiri Arianto (28) warga Tunggang Muko muko mau meluncur ke kota Bengkulu.

‘’Habis keluar dari tikungan, kedua kendaraan sama-sama dalam kecepatan tinggi dan tidak terelakkan lagi kecalakaan. Bagian depan xenia adu kambing langsung dnegan dump truk. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, ditangani Polsek Pondok Kelapa,’’ ujar Bayumi saksi mata.(zie/rif)

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: