Tatang Somantri; Pria Sunda yang 3 Kali Jabat Direktur Reskrim

Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo (kiri) saat memimpin Serah Terima Jabatan 7 Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) dan Asisten Oprasi Kapolri di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Senin (16/9/2013). --FOTO : MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo (kiri) saat memimpin Serah Terima Jabatan 7 Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) dan Asisten Oprasi Kapolri di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Senin (16/9/2013). –FOTO : MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Kapolda Bengkulu, Senin (16/9) resmi beralih dari Brigjen Pol Drs. AJ Benny Mokalu, SH kepada Brigjend Pol. Drs. Tatang Somantri, MH. Pejabat baru Kapolda Bengkulu ini dilantik Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo. Seperti apa sosok Kapolda Bengkulu kelahiran 6 Oktober 1956 tersebut? Berikut laporannya.

HASRUL, Kota Bengkulu

JENDERAL yang memiliki nama lengkap Drs. Tatang Somantri, MH mengawali karirnya menjadi seorang abdi negara sejak masuk AKABRI dan berhasil tamat pada tahun 1981 dan menjadi perwira pertama (Pama) dengan menyandang pangkat inspektur dua polisi (Ipda). Ketika itu ia menjabat selaku Pasi Ops Poltabes Bandung Polda Jawa Barat (Jabar), kemudian pada tahun 1982 ia menjabat Dan Unit Restik Sat Serse Polda Jabar, barulah pada satu tahun berikutnya atau tepatnya pada 12 April 1983 ia naik pangkat menjadi inspektur satu polisi (Iptu).

          Karir sang jenderal terus melonjak naik hingga ia mampu naik pangkat menjadi AKP pada 2  Juni 1986, kompol pada 1 April 1992, AKBP pada 1 Oktober 1996. Selanjutnya satu tahun kemudian atau persisnya 1997 ia menjadi Kapolres  Gowa Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga satu tahun. Karena jiwa kepemimpinan pria asal Sunda ini kemudian ia kembali dipercayakan menjadi Kapolres Luwu Polwil Pare-Pare Polda Sulsel.

          Disela-sela perjalanan dinas mengerjakan tugas Negara pria yang bisa berbahasa daerah Sunda dan Jawa aktif tersebut terus menimba ilmu pendidikan dengan PTIK yang tamat pada 1990, Sespim yang tamat pada 1996, dan Sespati VII yang tamat pada 2004.  Bahkan sosok kepemimpinannya terus ditunjukkan dengan 4 tahun lamanya menjabat sebagai Direktur Reskrim di tiga Polda berbeda yakni Direktur Reskrim Polda Sulteng sejak 2 September 2003-25 November 2005 dan selanjutnya menjadi Direktur Reskrim Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga 15 Maret 2007 dipromosi menjadi Direktur Reskrim Jawa Barat (Jabar).

Bahkan Tatang memiliki catatan telah menerima tanda jasa SL Karya Bhakti, SL Kesetiaan 8 TH, SL Seroja, SL Dwidya Sistha. Hingga ia pada 29 September 2010 lalu ia ditempatkan menjadi Karobinopsnal Baharkam Polri hingga akhirnya menjadi Kapolda Bengkulu menggantikan Benny Mokalu sesuai dengan sesuai Surat Keputusan Kapolri No: Kep/623/IX2013 yang dikeluarkan Senin (9/9) lalu.

Saat dihubungi RB kemarin, Tatang belum mau berkomentar banyak terkait dirinya dengan alasan dirinya belum serah terima jabatan secara resmi. Ia meminta agar bisa bersilahturahmi langsung saat ia tiba di Bengkulu nantinya. “Nanti saja ya pada saat bertemu di Bengkulu saja,” kata Tatang yang dari suaranya cukup ramah kepada media ini. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*
*