Tes CPNS Hanya di Pemda Lebong

BENGKULU – Dari 10 kabupaten/kota se Provinsi Bengkulu, ternyata hanya Pemda Lebong yang akan menggelar tes CPNS untuk pelamar umum. Sedangkan 9 Kabupaten/Kota lainnya tidak mendapat formasi dari pemerintah pusat. Total kuota CPNS Tahun 2012 yang diterima Pemda Lebong berjumlah 54. Kepastian ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Drs. Septemilian, kemarin (14/6).

Diterangkan Septemilian, kepastian tersedianya formasi CPNS untuk 1 kabupaten di Provinsi Bengkulu setelah digelar pertemuan di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi (RB). Pertemuan itu dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Drs. H. Asnawi A Lamat, M.Si dan Kabid Perencanaan dan Pengembangan Karir BKD Provinsi Bengkulu, Sumaryo, S.Sos beberapa waktu lalu.

“Hasilnya, Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN dan RB menyampaikan bahwa dari total jumlah 520 Provinsi/Kabupaten/ Kota yang mendapatkan formasi hanya 20 daerah saja. Khusus Provinsi Bengkulu, yang mendapatkan formasi ini hanya Kabupaten Lebong sebanyak 54 orang dan itu terbuka untuk umum,” ungkap Septemilian.

Rinciannya, formasi guru sebanyak 13 orang. Formasi kesehatan sebanyak 17 orang dan formasi teknis sebanyak 14 orang. “Kalau keahlian dari masing formasi yang dibuka itu kita provinsi belum tahu. Untuk formasi guru, misalnya guru bidang apa saja termasuk formasi kesehatan, dibidang keahlian apa saja, apakah perawat atau bidan termasuk formasi teknis, kita belum tahu,” terangnya.

Bagaimana dengan nasib Pemda Provinsi serta 8 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Bengkulu? Diakuinya, sepanjang tahun 2012 hanya Kabupaten Lebong yang mendapatkan kuota penerimaan PNS. Sedangkan untuk Pemda Provinsi Bengkulu, akan dilakukan analisis jabatan (Anjab) terlebih dulu oleh Biro Ortala Pemda Provinsi Bengkulu. Setelah diketahui hasilnya berapa kebutuhan tenaga PNS baru, baru kemudian diajukan ke KemenPAN dan RB dalam tahun 2012.

“Kemungkinan Kabupaten Lebong mendapatkan jatah, lantaran mereka telah lebih dulu jauh hari mengirimkan hasil analisis jabatan, formasi apa saja yang diperlukan. Untuk kita Provinsi, memang dinyatakan kelebihan. Tapi itu dari segi kuantitas, kita berlebih. Kalau dari segi kualitas atau kompetensi maka kita masih kurang apalagi untuk tenaga-tenaga teknis seperti bidang metrologi,” tukasnya.

 

Tes Digelar Agustus

Secara terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lebong mengakui tahun ini akan membuka penerimaan CPNS. Hal ini disampaikan Kepala BKD Lebong H. Muhammad Ali A. Hadi, SH melalui Kabid Pengadaan Pegawai dan Organisasi H. Guntur, S.Sos kemarin kepada wartawan.

Dijelaskan Guntur, untuk Provinsi Bengkulu, kemungkinan besar hanya Kabupaten Lebong yang mendapatkan pengadaan seleksi CPNS 2012. Itupun hanya untuk jabatan yang dikecualikan atau kebutuhan yang memang mendesak dan harus dipenuhi dari tenaga guru, kesehatan dan teknis. Hanya saja untuk teperinci, belum bisa disebutkan.

”Untuk rincian kita belum bisa dipastikan sekarang, karena masih menunggu informasi dari pusat lebih lanjut. Tapi diperkirakan pelaksanaannya pada Agustus mendatang. Kemungkinan formasi yang bakal kita dapatkan jumlahnya tidak sampai ratusan, itu juga berlaku untuk daerah lain diseluruh Indonesia. Tapi kita lihat saja nanti bagaimana perkembangan selanjutnya informasi dari pusat,” kata Guntur.

Untuk pengajuan yang diusulkan, lanjut Guntur, sesuai kebutuhan dari hasil penyaringan seluruh SKPD di Kabupaten Lebong, untuk tenaga guru diusulkan ke pusat sebanyak 213. Kemudian untuk tenaga kesehatan sebanyak 254 usulan dan untuk tenaga teknis diusulkan mencapai 1395. Jadi total keseluruhan formasi yang diusulkan mencapai 1862.

”Usulan yang kita ajukan ini memang sudah sesuai dengan kebutuhan Kabupaten Lebong. Kita berharap nantinya pemerintah pusat memberikan jatah formasi seoptimal mungkin guna pemenuhan kebutuhan CPNS di Kabupaten Lebong. Saat ini kita hanya tinggal menunggu fax atau informasi langsung dari Kemen PAN dan RB RI,” demikian Guntur. (hue/dtk)

Subscribe to Comments RSS Feed in this post

6 Responses

  1. Wah, tidak sesuai harapan. Pasti banyak yang kecewa dengan hal ini.
    ini ini yang menarik, “Untuk kita Provinsi, memang dinyatakan kelebihan. Tapi itu dari segi kuantitas, kita berlebih. Kalau dari segi kualitas atau kompetensi maka kita masih kurang”. Kalau demikian adanya, mengapa mereka dahulu bisa LULUS tes? Apakah benar2 murni, atau mereka hanya “titipan” dari “mereka yang di atas”?

  2. kepala DINKES kok dri sarjana sosial, gimana kalau dinas pendidikan di pegang pejabat Dinas PU aja sekalian,, kepalang ancur broo…!!!

  3. kuota yang hanya sedikit dan cuma Kab.Lebong yang mendapatkan formasi maka akan menimbulkan peluang KKN yang sangat tinggi dan uang sogokan untuk mengikuti tes CPNS juga pasti akan selangit. untuk para calon CPNS siapkanlah bekal yang lebih jika mau menjadi CPNS

  4. percuma saja tes kalao mekanisme seperti yang dahulu gmana kalao diadakan lelang aja pak siapa yang bertaji itu yag lulus jadi tdk memberikan harapkan kepada para sarjana yg tdk bertaji ……..ingat azab allah

  5. kok sedikit banget sih lowonganya.WEW

  6. ada apa dengan lebong,kenapa formasi D3 KEPERAWATAN dan s1 Keperawatan tidak ada pada saat pengumuman test CPNSD padahal saat penerimaan formasinya ada,tlng para pejabat yg berwewenang usut kasus ini sampai tuntas klu tidak mslh ini akan sampai dipusat……tlg…

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: