Tiga Incumbent, Dua Mantan KPU Lolos 20 Besar

Panji Suminar,

Panji Suminar,

BENGKULU – Melalui seleksi yang panjang, ujian tertulis, tes kesehatan dan tes psikologi, Tim Seleksi (Timsel) akhirnya mengumumkan 20 besar calon anggota KPU Kota Bengkulu periode 2013 – 2018.

Hasilnya? Cukup menarik. Tes kesehatan dan tes psikologi ternyata memberi pengaruh besar. Terbukti, sejumlah nama yang masuk 10 besar nilai tertinggi ujian tertulis, justru tidak lolos 20 besar. (lihat perbandingan grafis). Peserta atas nama Irsyad, misalnya, meraih nilai tertinggi tes tertulis dengan nilai 75, tidak lolos 20 besar.

Peserta lain yang masuk 10 besar nilai tertinggi ujian tertulis tetapi tidak masuk 20 besar adalah Fitrawan (peringkat 5), Yaldensi (peringkat 7), Novarita (peringkat 8) dan Ahmad Ahyan (peringkat 9).

Namun nama lain yang masuk deretan 10 peraih nilai tertinggi ujian tertulis tetap masuk 20 besar antara lain Rovila Juliasty, Rian Hermanu, Rahmat Hidayat, M. Yasir dan Salahuddin Yahya.

Dari hasil pengumuman 20 besar, diketahui terdapat 3 calon incumbent yang lolos masing-masing Sri Martini, Juniarti Boermansyah dan Salahudin Yahya. Sedangkan 2 nama lainnya merupakan mantan anggota KPU Kota periode sebelumnya (2003 – 2008) yakni M Yasir dan Fonika Thoyib.

Mengapa 10 besar peraih nilai tertinggi ujian tertulis sampai terlempar dalam pengumuman 20 besar? Ternyata mereka “gagal” dalam tes kesehatan tes psikologi. Sesuai hasil tes psikolgi, dari 47 peserta yang ikut tes kesehatan dan tes psikologi, ternyata hanya 17 orang yang “disarankan” (lulus). Sebanyak 17 orang tersebut langsung dinyatakan lulus 20 besar.

Selain kesimpulan disarankan (lulus), hasil tes kesehatan dan tes psikologi juga memuat 2 kesimpulan lain yakni “dipertimbangkan” sebanyak 19 orang dan “tidak disarankan” alias gugur sebanyak 11 orang.

Untuk memenuhi 3 nama lagi guna melengkapi 20 besar, Timsel kemudian mengacu kepada 19 nama yang dipertimbangkan. Dari 19 nama yang dipertimbangkan tersebut, Timsel mengacu pada nilai tertinggi hasil ujian tertulis. Tiga nama “dipertimbangkan”  yang kemudian melengkapi 20 besar adalah Rovila Juliasty, Rian Hermanu, dan Rahmad Hidayat. (hasil lengkap 20 besar lihat grafis)

Keputusan penetapan 20 besar calon anggota KPU Kota Bengkulu tersebut diputuskan dalam rapat pleno Timsel yang digelar Minggu (12/5) sekitar pukul 17.30 WIB.

Ketua Timsel KPU Kota Dr Panji Suminar, M.Si mengatakan hasil 20 besar tersebut diambil berdasarkan hasil tes psikologi yang didapat dari Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJ-KO) Soeprapto. Selain itu tiga nama lainnya untuk melengkapi 20 besar (17 nama diambil dari yang disarankan pihak RSJ-KO) dari 19 nama yang dipertimbangkan dengan mengacu nilai ujian tertulis.

Setelah pengumuman 20 besar, Timsel selanjutnya akan memanggil nama-nama yang lolos pada Rabu (15/5) lusa sekitar pukul 16.00 WIB dengan agenda penjelasan persiapan tes wawancara yang akan dilaksanakan tanggal 17 dan 18 Mei 2013. Tes wawancara akan dilaksanakan di Hotel Nala Sea Side Pantai Panjang. Dari 20 nama yang lolos, akan dibagi masing-masing 10 orang setiap harinya.

Materi tes wawancara masih meliputi tentang perundang-undangan, manajemen Kepemiluan, sistem politik, serta klarifikasi uji publik.

Bobot nilai materi sistem politik 20 pin, manajemen Pemilu 40 poin, perundang-undangan itu 40 poin. Sedangkan untuk klarifikasi uji publik hanya akan ditentukan atau dinilai baik atau tidak.

Protes, Silakan ke RSJ-KO

Menanggapi kemungkinan ada peserta yang protes, Panji mengatakan pihaknya hanya menerima hasil tes dari pihak RSJ-KO. “Kalau ada yang calon tidak masuk 20 besar dan protes silakan ke rumah sakit jiwa. Sebab apa yang kami umumkan hasilnya ini berdasarkan hasil yang disampaikan oleh rumah sakit dan berdasarkan nilai tes tertulis. Memang ada salah satu calon yang waktu tes tertulis nilainya tinggi. Akan tetapi tidak disarankan atau tidak masuk dalam pertimbangan. Untuk itu Kami akan berusaha untuk teransparan dalam penyeleksian calon anggota KPU tersebut. Tes wawancara itu akan dilakukan untuk menyeleksi mencari 10 besar nantinya. Tujuan transparan karena kami benar-benar ingin bekerja serius dan diharapkan tidak adanya persoalan. Sehingga nantinya menjadi contoh bagi timsel lainnya ke depan,’’ kata Panji kepada RB kemarin.(che)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: