UMB Jalin Kerjasama dengan Google

Harry Witriyono, SP, M.Kom (1)

Harry Witriyono

PEMBELAJARAN berbasis online kini menjadi perhatian Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB). Bahkan UMB telah berhasil menjalin kerjasama dengan salah satu provider dan perusahaan search engine terbesar di dunia, Google, dalam hal kolaborasi dunia kependidikan. Sejak 15 Maret lalu kampus ini telah menggunakan fasilitas Google Apps for Education.

“Kerjasama dalam penggunaan server. Bentuk kolaborasinya, penggunaan bersama server. Server utama penyimpan Google, sedangkan domain servernya umb.ac.id. Ini merupakan kolaborasi dalam dunia pendidikan, sumbangsih Google untuk pendidikan dunia,” ungkap Kepala Bidang Layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Badan Penjaminan Mutu UMB Harry Witriyono, SP, M.Kom ditemui RB di ruang kerjanya kemarin (2/4).

Dijelaskan, Google Apps for Education merupakan kolaborasi pada program pembelajaran dan pendidikan secara digital melalui fasilitas Cloude Computing yang disediakan oleh Google. Aplikasi tersebut mencakup email, dokumen dan penyimpanan, kalender kegiatan, Google talk, dan lain-lain.

“Hadirnya aplikasi ini diharapkan agar proses pembelajaran di UMB menjadi lebih baik dengan memanfaat semua fasilitas online yang tersedia. Kami benar-benar ingin menghidupkan UMB, bukan kampus biasa tapi kampus bersifat online. Sistem informasi online, pembelajaran juga online. Jadi tidak ada istilah dosen tidak bisa mengajar, terlambat memberi tugas karena semua sudah online,” terangnya.

Dikatakan, UMB memiliki 2 server yakni server internasional dan server lokal. Server internasional harus dibebani biaya yang dibayar per tahun dengan space terbatas hanya 4 GB. Sementara jumlah mahasiswa yang mencapai 10 ribu tentu tidak memungkinkan untuk diberi domain email sendiri. Kalaupun menggunakan server lokal juga sering terkendala.

“Dengan adanya kolaborasi ini server kami dialihkan ke server Google, sehingga semua email masuk ke server Google. Selain itu kami juga bisa mengorganisasi user, bisa menambah kelompok user, sementara server lokal tidak terganggu,” katanya.

Bagaimana UMB bisa menjalin kerjasama dengan Google? Beberapa waktu lalu Google Coorporation mengundang Kepala Bidang Layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi UMB untuk ikut serta dalam Forum Google Apps for Education di Lampung. Hanya saja saat itu UMB tidak dapat hadir. Kerjasama akhirnya dilanjutkan melalui hubungan online dalam wadah Google Apps for Education Forum.

“Meski tidak bisa ke Lampung saya tetap ngajukan kerjasama secara online. Google akhirnya mengizinkan. Tanggal 13 Maret 2013 Mr. Caoilte O’Casey sebagai E-Support dari Google.Com menyetujui kerjasama kolaborasi di bidang pendidikan bagi UMB,” beber Harry.

Lalu pada 15 Maret 2013 kembali disetujui untuk penyediaan 1.600 user dari UMB yang terdiri dari dosen, karyawan dan mahasiswa, termasuk mahasiswa baru tahun 2013/2014 juga telah siap menggunakan fasilitas Google Apps for Education. Akses aplikasi tersebut pada alamat http://www.google.com/a/umb.ac.id.

“Fasilitas yang didapat email, agenda acara (kalender) sehingga dosen maupun karyawan bisa menentukan kalender kerjanya. Mahasiswa bisa di share ke kalender, jadi tidak perlu repot cari dosennya. Fasilitas lain drive and docs, penyimpanan bahan ajar digital. Dosen bisa berbagi bahan ajar, cukup disimpan di drive and docs dan di share. Serta fasilitas Google Talk,” demikian Harry. (rei)

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: