Home / METROPOLIS / In Memoriam Mantan Gubernur Bengkulu ke-2; Abdul Chalik

In Memoriam Mantan Gubernur Bengkulu ke-2; Abdul Chalik

Berita duka terbetik kemarin. Mantan Gubernur Bengkulu yang ke-2, Drs. Abdul Chalik tutup usia. Sosok yang dikenal tegas dan dijuluki Bapak Administrasi Pemerintahan ini meninggal dunia dalam usia 89 tahun. Simak laporannya.

ARIE SAPUTRA WIJAYA, Kota Bengkulu

Drs. Abdul Chalik  yang lahir di Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, 17 Juli 1925. Dia menjabat sebagai Gubernur Bengkulu  dari tahun 1974-1979.  Abdul Chalik menikah dengan Istati Chalik pada tanggal 18 April 1954. Dari pernikahan itu, ia dikaruniai 4 orang anak (3 perempuan dan 1 laki-laki) dan saat ini sebagai kakek dari 9 cucu.

Semasa pemerintahannya, banyak program-program yang dilakukan oleh alumni Ilmu Pemerintahan UGM ini, antara lain membuka isolasi Bengkulu dan meningkatkan pendapatan per kapita rakyat. Pada masa pemerintahannya, pembangunan infrastruktur digalakkan. Transportasi darat berupa jalan dan jembatan diperbaiki dan disempurnakan.

Bandar Udara Padang Kemiling (sekarang menjadi Bandar Udara Fatmawati Soekarno) diresmikan. Inisiatif pembangunan Pelabuhan Pulau Baai juga datang dari Abdul Chalik, walaupun kemudian diresmikan pada masa pemerintahan Gubernur Suprapto.

Bahkan sebelum Gubernur Suprapto menjadi Gubernur Bengkulu ketiga, Abdul Chalik sempat kembali dicalonkan untuk menjadi gubernur periode 1979-1984. Sayangnya ia menolak untuk kembali menjabat sebegai gubernur dan Ia kemudian ditugaskan sebagai Staf Ahli Mendagri.

Pada tahun 1982, Abdul Chalik terpilih sebagai anggota DPR mewakili Provinsi Sumatera Selatan. Jabatan anggota DPR ini diemban hingga tahun 1987, meskipun diberi kesempatan tapi ia menolak untuk dicalonkan kembali sebagai anggota DPR. Setelah tidak aktif dalam kegiatan pemerintahan, Abdul Chalik banyak mengisi waktunya dengan berkumpul bersama keluarganya di Jakarta.

“Pak Chalik adalah seorang administrator untuk Bengkulu. banyak rancangan kegiatan strategis yang beliau ciptakan khususnya pada sektor ekonomi kerakyatan melanjutkan pemerintahan bapak Gubernur Ali Amin yang merupakan seorang birokrat ulung Bengkulu,” kenang mantan Wakil Gubernur Brigjen TNI Purn Iskandar Ramis, M.Si tentang sosok Almarhum Abdul Chalik.

Dijelaskan Iskandar, sosok Abdul Chalik adalah sosok yang memahami tata kelola pemerintahan Provinsi Bengkulu. Selain itu banyak pembangunan dibidang ekonomi telah dibangunnya, salah satunya adalah pabrik teh Kabawetan di Kepahiang. “Beliau mampu menata pemerintahan Bengkulu hingga sekarang bisa dilanjutkan oleh pemimpin Bengkulu yang lain. Beliau juga sosok yang kalem dan sistematis dalam menjalani setiap kinerja pemerintahannya,” jelas Iskandar.

Selain itu, sosok Abdul Chalik merupakan pemimpin yang memiliki segudang ide tata administrasi dan pembangunan ekonomi. “Banyak hasil kerja beliau yang hingga saat ini menjadi acuan dari pemerintahan Bengkulu. Beliau bisa mengelola tata pemerintahan yang baik untuk Provinsi yang masih baru di Sumatera saat itu. Selain itu, kendati sosoknya tegas namun beliau adalah orang yang memiliki pola pendekatan yang baik kepada masyarakat sehingga wajar banyak masyarakat yang menyukai sosok beliau,” terang Iskandar. (sly)

Baca Juga ...

Reklamasi Pulau Tikus, Awas Pidana

BENGKULU – Wacana Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu akan melakukan reklamasi dan berencana merubah nama Pulau ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.