Rabu , 26 September 2018
Home / METROPOLIS / Diduga Tak Dukung Gub, Kepala Bandara Dinonjob

Diduga Tak Dukung Gub, Kepala Bandara Dinonjob

 Yufridon Ka Bandara

Fatmawati Baru

BENGKULU – Diam-diam kemarahan Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd di depan anggota DPR RI beberapa waktu lalu di Bandara Fatmawati berujung pencopotan Kepala Bandara Fatmawati Bengkulu. Indar Mustopo yang sempat diminta Gubernur angkat kaki dari Bengkulu jika tidak mendukung pembangunan di Bengkulu akhirnya benar-benar pindah. Mirisnya Indar Mustopo bukannya dipromosikan tetapi dinonjobkan sebagai staf Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM). Selain itu mutasi dilakukan baru lima hari usai Menteri Perhubungan Ignasius Jonan berkunjung dan melihat langsung kondisi Bandara Fatmawti Bengkulu beberapa waktu lalu.

Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Mutasi dilakukan Rabu (18/3) di Kementerian Perhubungan RI. Menariknya jabatan Kepala Bandara Fatmawati Soekarnoputri Bengkulu kelas I yang baru dijabat oleh Yufridon Gandoz Situmeang, S.SiT, SE, MM yang sebelumnya dari Direktorat Akademi Perhubungan Udara Medan.

Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd melalui Kadishubkominfo Provinsi Bengkulu Drs. Rusdi Bakar, M.Pd mengakui bahwa sudah dilakukannya pergantian kepala Bandara Fatmawati Soekarnoputri Bengkulu. Akan tetapi proses mutasi itu merupakan kewenangan Kementerian Perhubungan.

‘’Saya dapat kabar bahwa Kepala Bandara mutasi dari Kepala Bandara itu sendiri yang SMS ke handphone pamitan.  Ia juga meminta maaf bila mana selama menjalankan tugas ada ucapan maupun tingkah laku yang kurang berkenan dihati. Baik yang disengaja ataupun tidak disengaja untuk dimaafkan.  Kemudian dia berterima kasih atas kerja sama selama ini dan berharap juga agar tali sirahturahim tetap tersambung dengan baik,’’ ujar Rusdi sembari mengucapkan pesan singkat mantan Kepala Bandara kepada RB kemarin.

Diakui Rusdi bahwa selama ini sejak menjadi Kepala Bandara, memang belum pernah melakukan sirahturahmi dengan Gubernur. Bahkan Gubernur juga memang sempat berharap agar mendapatkan dukungan dalam hal membangun Bengkulu. Tetapi terkesan tidak ada tanggapan yang begitu signifikan.

‘’Pak Gubernur sudah meminta untuk Kepala Bandara yang baru kalau sudah tiba di Bengkulu untuk segera dipertemukan. Tentunya dalam rangka rencana pembangunan Bengkulu dalam hal perpanjangan landasan Ranway Bandara. Sebab saat ini Pemprov sudah menganggarkan dana ganti rugi sebear Rp 4 miliar. Prosesnya juga sedang tahap proses, mulai identifikasi aset dan akan menurunkan tim untuk menghitung ketetapan ganti rugi lahan itu,’’ ujar Rusdi.

Lanjut Rusdi, pihaknya berharap dengan Kepala Bandara yang baru nantinya perjuangan Gubernur meningkatkan pembangunan Bandara bisa terwujud dengan cepat. Sebab tidak hanya pembangunan Bandara, tetapi transportasi laut dan darat juga diharapkan untuk cepat direalisasikan. Seperti untuk Pelabuhan itu proses pengerukan alur agar kapal besar masuk tidak lagi menggunakan kapal. Melainkan dikeruk melalui alat jalur trowongan. Sebab jika transportasi maju, maka semua kemajuan di Bengkulu akan ikut meningkat,’’ paparnya.

Terpisah Mantan Kepala Bandara Fatmawati Bengkulu Indar Mustopo ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya sudah dimutasikan. Ia juga dimutasikan ke staf PPSDM perhubungan Udara di Kementerian Perhubungan. ‘’Saya pindah ke staf PPSDM,’’ pungkasnya.(che)

Baca Juga ...

Kembangkan Kasus Curat

CURUP – Satreskrim Polres Rejang Lebong (RL) terus berupaya mengungkap aksi 3C (curat, curas dan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.