Home / JEPRET / Apakah RUU Bahasa Daerah Mengancam Disintegrasi Bangsa?

Apakah RUU Bahasa Daerah Mengancam Disintegrasi Bangsa?

Bengkulu, dpd.go.id – “Apakah RUU setelah disahkan tidak mengancam disintegrasi bangsa?, karena tiap daerah akan menonjolkan ego daerah”, tanya Samsul Rizal peneliti kantor bahasa Bengkulu. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan Komite III DPD RI dengan Anggota DPRD Bengkulu, Balai Bahasa Bengkulu, seniman serta budayawan Bengkulu di Kantor DPD RI Provinsi Bengkulu. Selasa (16/6/2015).
Tim ahli komite III DPD RI Prof. Multamia mengatakan bahwa revitalisasi bahasa daerah tidak akan melahirkan ego kedaerahan yang berlebihan. Justru sebaliknya di dalam bahasa daerah terkandung nilai, budaya dan jati diri bangsa. “Dengan bahasa daerah justru saya melihat perbedaan suku-suku di indonesia tidak besar. Yang berbeda hanya suku kata. Tapi struktur bahasanya hampir sama baik suku di barat maupun di timur Indonesia. Maka alasan perbedaan suku budaya dan bahasa tidak relevan dijadikan sebagai dasar disintegrasi”, tegasnya.
Lebih lanjut Ahmad Jazuli Senator asal Lampung menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan awal dari mekanisme penyusunan perancangan undang-undang, “Tahapan hari ini mulai dari inventarisasi materi dan masukan dari masyarakat, kemudian dibuat naskah akademik oleh tim ahli yang selanjutnya dibahas masyarakat umum untuk menjadi draft RUU lalu dilakukan uji sahih, kemudian disahkan di DPD untuk disahkan menjadi RUU inisiatif DPD RI”. Pada akhirnya diserahkan ke DPR dan Pemerintah untuk disahkan ia menambahkan.
Kunjungan kerja Komite III DPD RI pada hari ini membawa berbagai masukan yang positif dari pemerintah daerah Bengkulu, DPRD, akademisi, serta budayawan Bengkulu. Sebagai penutup Eni Khairani Senator asal Bengkulu menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut dan menyampaikan pesannya “Utamakan bahasa indonesia, lestarikan bahasa daerah dan kuasai bahasa asing”.
[Best_Wordpress_Gallery id=”13″ gal_title=”DPD RI”]

Baca Juga ...

Musrenbang RKPD Kota Bengkulu Tahun 2018

MUSYAWARAH Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bengkulu tahun 2018, dalam rangka ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *