Home / JEPRET / Pelantikan Pengurus PSMTI Provinsi Bengkulu Masa Bakti 2017 – 2021

Pelantikan Pengurus PSMTI Provinsi Bengkulu Masa Bakti 2017 – 2021

PAGUYUBAN Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Bengkulu, Sabtu malam (11/3) menggelar pelantikan pengurus masa bakti 2017-2021 di Ballroom Grage Hotel Bengkulu. Pengurus baru dilantik Ketua Umum PSMTI Pusat, David Herman Jaya. Turut hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Gubernur Bengkulu,Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, MMA, Kapolda Bengkulu Brigjend Pol. Drs. Yovianes Mahar,

SAMBUTAN: Wakil Gubernur, Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, MMA saat menyampaikan sambutan.

Danrem 041 Gamas Kolonel Inf. Andi Muhammad, Danlanal Bengkulu, Letkol Laut (P) Fajar Rusdianto, Anggota DPD RI, H. Ahmad Kanedi, SH, MH, Kapolres Bengkulu, Dandim 0408 Kota Bengkulu, Ketua PSMTI Kepulauan Riau, Eddy Hussy, Perwakilan Kanwil Kemenkumham, BNN Provinsi Bengkulu, keluarga besar PSMTI Provinsi Bengkulu dan undangan lainnya. Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan SK

SAMBUTAN: Ketua PSMTI Provinsi Bengkulu, Bebby Hussy, Danrem 041 Gamas, Kolonel Inf. Andi Muhammad, Kapolda Bengkulu, Brigjend Pol. Drs. Yovianes Mahar dan Wakil Gubernur, Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, MMA saat menyampaikan sambutan.

pelantikan oleh Sekretaris Umum PSMTI Pusat, Prof. Philip K. Wijaya, dilanjutkan dengan pelantikan Dewan Penasehat dan Pengurus PSMTI Provinsi Bengkulu masa bakti 2017-2021. Lalu dengan pembacaan ikrar pengurus, penyerahan bendera pataka dari Ketua PSMTI Provinsi Bengkulu lama, Yohanes Falatehan pada Ketua PSMTI Pusat, David Herman Wijaya dan diserahkan pada Ketua PSMTI Provinsi Bengkulu baru, Bebby Hussy. Acara yang berlangsung meriah dan khidmat tersebut juga dilengkapi penyerahan plakat penghargaan dari PSMTI pada tamu kehormatan seperti Wagub, Kapolda, Danrem, Danlanal, Anggota DPD RI, Kanwil Kemenkumhan dan BNNP Bengkulu. Ketua Umum PSMTI Pusat, David Herman Jaya mengajak marga Tionghoa agar bisa menjalin kerja sama yang baik, masuk ke semua lini, seperti eksekutif, legislatif dan yudikatif. Sehingga bisa sempurna kesempurnaan dalam membangun daerah. Tidak ada lagi istilah membicarakan asal negara. PSMTI Bengkulu harus melanjutkan program PSMTI pusat. Pertama membuka cakrawala untuk generasi,

dengan mendirikan Komunitas Generasi muda, seperti Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) dan Koci alias Koko Cici. Generasi muda harus bisa menjadi duta dan promotor untuk pengembangan budaya. IPTI Sudah berdiri di beberapa Provinsi dan di Bengkulu harus segera menyusul.(dri/prw)

Baca Juga ...

Sosialisasi BKPM Pada Perusahaan se Benteng

Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) kemarin (27/4) melaksanakan sosialisasi pada ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *