Home / PROMOSI & BISNIS / Biattex Expo Dipadati Pengunjung

Biattex Expo Dipadati Pengunjung

 

 

STAND PAMERAN: Arena BIATTEX EXPO 2017 di Atrium Bencoolen Mall

BENGKULU – Bengkulu Investment, Agriculture, Tourism & Trade atau BIATTEX Expo 2017 yang digelar selama 4 hari (16 – 19 Maret) di Atrium Bencoolen Mall, dipadati pengunjung. Umumnya pengunjung ingin mengetahui produk-produk apa saja yang ditawarkan di stand pameran dari berbagai provinsi di Indonesia ini.

Diantaranya dari Provinsi Jawa Timur, memamerkan makanan khas, produk olahan ikan dan udang serta souvenir. Selain itu, dua kabupaten di Jawa Timur juga menampilkan produk unggulannya. Seperti Kabupaten Sidoarjo, menampilkan batik tulis Sidoarjo dan Kabupaten Tuban menampilkan batik tulis Gedog Sekar Ayu khas Tuban yang ditawarkan mulai harga Rp 125 ribu hingga Rp 4 juta untuk batik tulis tenun dan yang berbahan sutera.

Tak kalah menariknya stan Provinsi Bali, menampilkan Kebaya Bali. Begitupun Stan UKM Lombok Utara, Provinsi NTB yang terbilang ramai oleh pengunjung umummya kaum perempuan. Di stan Lombok pengunjung berburu perhiasan mutiara.

Penjaga stan Lombok, Andri menyebutkan ada tiga jenis mutiara yang ditawarkan yakni mutiara laut, air tawar dan mutiara kerang laut. Dimana dari 3 jenis tersebut mutiara dari laut adalah mutiara asli (natural) yang harganya bisa sangat fantastis.

Sedangkan mutiara air tawar dan kerang laut adalah jenis mutiara olahan. Sekalipun mutiara olahan, jenis mutiara tersebut berbeda dengan mutiara imitasi yang banyak beredar di pasaran. Karena mutiara olahan jika dibakar tidak akan rusak kulitnya. ‘’Mutiara air tawar dan kerang laut ini dijual mulai dari harga Rp 50 ribu hingga Rp 250 ribu,’’ ujar Andri.

Selain itu ada juga dari Kabupaten Banggai, Kepulauan Sulawesi Tengah yang baru pertama kali mengikuti pameran UKM di Bengkulu. Mereka memajang hiasan dinding yang terbuat dari kulit kerang mutiara, dijual mulai Rp  150 ribu hingga Rp 850 ribu. Ada juga olahan berupa ikan dan cumi kering dijual mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu.

Sedangkan Provinsi Banten menawarkan batik dan perhiasan. Kemudian Kalimantan Selatan menawarkan permata khas Kabupaten Martapura.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Edyson mengatakan bahwa BIATTEX EXPO ini diadakan sebagai upaya mendukung program Walikota Bengkulu di bidang industri kreatif. Tujuannya untuk memperkenalkan potensi-potensi yang ada di Bengkulu kepada daerah-daerah lain. Dengan memperkenalkan dan memaksimalkan potensi investasi, pertanian, UKM dan pariwisata.

“Dari BIATTEX EXPO ini kita juga dapat melihat perkembangan dan kemajuan produk UKM daerah lain sehingga dapat memberikan inspirasi dan pelajaran kepada pelaku UKM Kota Bengkulu untuk meningkatkan kualitas produk sehingga mampu bersaing dengan produk-produk daerah lain,” pungkasnya.(dri/pkt)

Baca Juga ...

Enak & Higienis, Bikin Keringat Bercucuran

    BENGKULU – Bagi penyuka soto, saat ini ada tempat baru untuk menyantap hidangan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *