Home / PROMOSI & BISNIS / Bisnis Bunga Segar Menguntungkan

Bisnis Bunga Segar Menguntungkan

 

 

GOLDEN FLORIST: Dwi Mishelia memperlihatkan contoh Mahar hasil kreasinya dan bunga segar yang baru di datangkan dari Bandung.

BENGKULU – Berawal dari kesulitan mencari bunga segar di Bengkulu, menginspirasi Dwi  Mishelia (23) membuka dan menjalankan bisnis toko bunga. Tak sulit baginya menekuni bisnis ini, karena memiliki cukup relasi dan pengetahuannya tentang bunga.

Awal tahun 2017, Dewi  secara resmi membuka toko bunga yang dinamai Golden Florist. Mengambil tempat  di Jalan Cimanuk 1B No.14 belakang Taman Budaya, Pengalaman mengoleksi bunga segar, kontan berpengaruh pada pembangunan karakter Dwi.

Sebelum sukses bisnis toko bunga dengan Golden Florist, Dwi sudah juga membangun usaha, kreasi pembuatan mahar dengan berbagai bentuk sesuai dengan keinginan konsumen. Harga yang ditawarkannya relatif murah hanya Rp 60 ribu perboksnya. Dia juga menerima pemesanan boneka wisuda dari harga Rp 30 ribu hingga Rp 60 ribu.

Selain itu  Golden Florist juga bisa menerima orderan dekorasi wedding bunga segar dan bunga mati dengan harga Rp 5 juta hingga Rp 30 juta Full Room. Sedangkan untuk dekorasi lamaran atau tunangan Rp 2,5 juta hingga Rp 5 juta. “Bisnis rangkaian bunga saya mulai tanpa sengaja. Jalan Tuhan mempertemukan saya dengan seorang perangkai bunga handal yang juga ingin memulai bisnis ini.” ungkap Dwi.

Banyaknya kompetitor bisnis merangkai bunga, membuat Dwi harus pintar-pintar mencari produk yang spesial. Hal ini ia lakukan agar dapat memberikan “first impression” pada calon konsumen. Karena pada awal memulai bisnis, Dwi mengaku modal finansial yang ia miliki terbatas.

Namun kini omzet penjualan bisnis toko bunga milik Dwi telah mencapai angka Rp 50 juta rupiah per bulan. Omzet sedemikian besar didapat dari aneka produk rangkaian bunga yang disediakan Golden Florist. Mulai dari rangkaian bunga meja, rangkaian kombinasi, rangkaian tinggi, bunga papan, handbouqet dan dekorasi.(rno)

– Berawal dari kesulitan mencari bunga segar di Bengkulu, menginspirasi Dwi  Mishelia (23) membuka dan menjalankan bisnis toko bunga. Tak sulit baginya menekuni bisnis ini, karena memiliki cukup relasi dan pengetahuannya tentang bunga.

Awal tahun 2017, Dewi  secara resmi membuka toko bunga yang dinamai Golden Florist. Mengambil tempat  di Jalan Cimanuk 1B No.14 belakang Taman Budaya, Pengalaman mengoleksi bunga segar, kontan berpengaruh pada pembangunan karakter Dwi.

Sebelum sukses bisnis toko bunga dengan Golden Florist, Dwi sudah juga membangun usaha, kreasi pembuatan mahar dengan berbagai bentuk sesuai dengan keinginan konsumen. Harga yang ditawarkannya relatif murah hanya Rp 60 ribu perboksnya. Dia juga menerima pemesanan boneka wisuda dari harga Rp 30 ribu hingga Rp 60 ribu.

Selain itu  Golden Florist juga bisa menerima orderan dekorasi wedding bunga segar dan bunga mati dengan harga Rp 5 juta hingga Rp 30 juta Full Room. Sedangkan untuk dekorasi lamaran atau tunangan Rp 2,5 juta hingga Rp 5 juta. “Bisnis rangkaian bunga saya mulai tanpa sengaja. Jalan Tuhan mempertemukan saya dengan seorang perangkai bunga handal yang juga ingin memulai bisnis ini.” ungkap Dwi.

Banyaknya kompetitor bisnis merangkai bunga, membuat Dwi harus pintar-pintar mencari produk yang spesial. Hal ini ia lakukan agar dapat memberikan “first impression” pada calon konsumen. Karena pada awal memulai bisnis, Dwi mengaku modal finansial yang ia miliki terbatas.

Namun kini omzet penjualan bisnis toko bunga milik Dwi telah mencapai angka Rp 50 juta rupiah per bulan. Omzet sedemikian besar didapat dari aneka produk rangkaian bunga yang disediakan Golden Florist. Mulai dari rangkaian bunga meja, rangkaian kombinasi, rangkaian tinggi, bunga papan, handbouqet dan dekorasi(rno).

Baca Juga ...

Pinjam Dana dan Tukar Tambah Motor di Galaxy

BENGKULU – Dealer jual beli motor bekas biasanya didatangi konsumen yang ingin memiliki kendaraan roda ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *