Home / BENGKULU UTARA / Konflik Lahan KTM

Konflik Lahan KTM

 

ARGA MAKMUR – Ketua DPRD Bengkulu Utara, Aliantor Harahap, SE meminta Pemkab BU segera menyelesaikan konflik lahan Kota Terpadu Mandiri (KTM) dengan masyarakat Desa Urai, Kecamatan Ketahun yang kini bergulir ke persidangan. Hal ini terkait dengan rencana pembangunan dan pengembangan KTM yang akan dilakukan.

Ali menuturkan pembangunan KTM sudah melalui proses pembahasan panjang dan sudah akan memasuki tahap pembangunan.        “Jangan sampai perencanaan panjang dan kerja keras selama ini terhambat,” kata Ali.

Ia menilai pemkab sudah mengetahui adanya bibit konflik sengketa lahan sejak 2015 lalu. Bahkan dewan sempat mempertanyakan hal itu pascadidatangi warga yang mengeluh lahan mereka diklaim Pemkab namun belum pernah berikan ganti rugi. Sampai kini ternyata masalah tersebut belum tuntas. “Seharusnya peka dan segara diselesaikan,” tegasnya.

Ia bukan hanya khawatir pembangunan akan tersendat, namun ini terkait dengan kepercayaan pemerintah pusat melalui lintas kementerian dengan Pemkab BU. Sebab pembangunan KTM melalui dana APBN. “Ada banyak kementerian yang mulai mengucurkan dana. Jika itu bermasalah, ini terkait kelangsungan pembangunan,” tegasnya.

Kadis Nakertrans BU Drs. Fahrudin memastikan konflik sengketa lahan tersebut tidak akan menghambat pembangunan. Pemkab sudah memiliki bukti kuat pembebasan dan kepemilikan lahan. “Tidak akan ada yang terhambat terutama untuk pembangunan. Mengenai sengketa, kita akan tetap ikuti alur persidangan,” terang Fahrudin.(qia)

Baca Juga ...

Dua Hari Tak Keluar, Kakek Membusuk dalam Kamar

ARGA MAKMUR – Warga Desa Lubuk Sahung, Kecamatan Arga Makmur pukul 10.30 WIB kemarin (28/4) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *