Home / BENGKULU UTARA / Molor Lagi, Pemkab Tagih Nama Pansel

Molor Lagi, Pemkab Tagih Nama Pansel

ARGA MAKMUR – Rencana Pemkab Bengkulu Utara (BU) untuk menggelar pembukaan pendaftaran lelang Sekda minggu ini kembali gagal. Penyebabnya hingga Sabtu (18/3) Pemkab BU belum mendapatkan satu nama anggota Pansel dari Pemprov Bengkulu.

Pemkab BU baru mendapatkan 4 nama Pansel yang akan menilai calon Sekda BU. Keempatnya adalah Prof. Johan, Prof. Kamal dan Dr. Indra dari Universitas Bengkulu. Sedangkan dari dua nama yang diminta Pemprov baru mengirimkan satu nama yaitu Ir. Sudoto.

Kepala Dinas Kepegawaian, Pelatihan dan Sumberdaya Manusia (DKP-SDM) BU, Dullah, SE mengatakan hari ini mereka akan mendatangi Pemprov untuk menanyakan satu nama Pansel yang ditunjuk Gubernur tersebut. Ia berharap Gubernur sudah menentukan satu nama sehingga lelang bisa segera dilakukan. “Kita tinggal menunggu satu nama itu saja lalu mulai tahapan,” ujarnya.

Ia menerangkan tidak ada halangan lagi bagi Pemkab BU untuk melakukan lelang jabatan Sekda lantaran semua syarat sudah terpenuhi. Meski memang harus disahkan oleh Pansel, namun syarat lelang Sekda sudah diatur dalam undang-undang ASN. “Hanya saja pelaksana lelang jabatan tersebut adalah Pansel,” kata Dullah.

Ia sendiri tak menampik ada beberapa pejabat baik PNS Pemkab BU maupun luar BU sudah menanyakan tentang lelang jabatan Sekda. Sebab pelaksanaan lelang jabatan Sekda ini dibuka bagi seluru PNS di Provinsi Bengkulu. “Sebagian baru bertanya, namun nanti akan kita umumkan secara resmi syarat dan jadwal pelaksanaannya,” terangnya.

Semakin banyak pendaftar maka pelaksanaan lelang akan semakin bagus. Ini berarti Pansel memiliki banyak referensi mengenai siapa yang dinilai layak menjadi Sekda. Namun keputusan akhir tetap pada Bupati lantaran Pansel hanya menentukan 3 besar nilai tertinggi.(qia)

Baca Juga ...

Dewan Janji Jembatan Lb. Gading Dibangun

  TAP – Komisi III DPRD Bengkulu Utara meninjau lokasi jembatan ambruk Desa Lubuk Gading, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *