Selasa , 19 September 2017
Home / BERITA UTAMA / Pemilik Truk Wajib Bayar Kompensasi

Pemilik Truk Wajib Bayar Kompensasi

Ilustrasi : Kompensasi truk batu bara

BENGKULU – Pemprov Bengkulu bersikap tegas kepada truk angkutan yang diduga menjadi biang keladi kerusakan jalan di Bengkulu. Baik kerusakan jalan kabupaten, provinsi dan jalan nasional. Seluruh pemilik truk angkutan akan dikenakan biaya kompensasi kerusakan jalan dan ditetapkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Bengkulu.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Ir. Budi Djatmiko, M.Si mengatakan ada beberapa jenis truk angkutan yang akan dikenakan kompensasi. Diantaranya truk batu bara, truk pengangkut CPO, truk pengangkut tanda buah segar (TBS) sawit, truk ekspedisi, dan truk pengangkut material Galian C. Selain itu, jalur lintasan juga wajib mematuhi ketentuan.

Menurutnya, pemberlakuan penarikan kompensasi akan dilakukan pada tahun  ini. Kompensasi akan ditarik dalam bentuk uang tunai setahun sekali. “Untuk pemeliharaan jalan masih akan dilakukan Dinas PU. Biaya kompensasi untuk memperbaiki jalan yang rusak yang dilintasi truk,” terangnya.

Dikatakan Budi, saat ini truk berisi muatan masih bisa beroperasi. Akan tetapi mereka wajib mematuhi aturan. Seperti muatan hanya maksimal 8 ton, kelengkapan kendaraan seperti SIM, KIR dan pajak kendaraan wajib aktif. Rute jalan yang dilintasi tidak boleh melanggar yang sudah ditetapkan. “Nanti kalau sudah ditetapkan besaran kompensasinya dalam pergub, maka pemilik atau perusahaan yang tidak membayar akan diberi sanksi. Untuk perusahaan langsung ditutup aktivitas kegiatannya. Sedangkan truk milik pribadi akan ditindak sesuai aturan berlaku,” tegasnya.

Lanjut Budi, selain wajib membayar kompensasi, perusahaan angkutan juga wajib mengurus izin penggunaan jalan dibangun pemerintah jika mereka belum memiliki jalan khusus. Izin tersebut didapat dari hasil rekomendasi Dinas ESDM dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta besaran kompensasi yang ditetapkan oleh Dinas Pengelola Keuangan Daerah.

“Minggu ini kami akan menggelar rapat koordinasi dengan seluruh Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota. Kami akan minta data seluruh angkutan serta ruas jalan yang dilintasi truk angkutan. Kami akan minta seluruh kabupaten/kota menetapkan jalan khusus angkutan,” paparnya.

Tetapkan Jalur Truk

Budi mengatakan setelah ada peta jalan, tidak semua truk bisa melintasi jalan yang dibangun pemerintah. Truk hanya bisa melintasi jalan yang sudah ditetapkan dan dipasang rambu-rambu. Waktu jam operasinya juga ditetapkan. Khusus truk angkutan material dan Galian C, semen dan pupuk hanya boleh beroperasi masuk dalam Kota Bengkulu pada pukul 18.00-06.00 WIB. Termasuk angkutan ekspedisi. Sedangkan angkutan batu bara, TBS dan karet sudah ditetapkan jalur tidak boleh masuk dalam kota.

“Minggu ini selain penetapan angkutan serta rute juga jam operasinya. Kita juga tertibkan kewajiban dan kelengkapan kendaraan. yang dinilai tidak layak operasi,” bebernya.

Plt. Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu Oktaviano, ST, M.Si mengakui pihaknya sudah melarang seluruh angkutan terutama batu bara untuk tidak melakukan aktivitas jika belum ada izin penggunaan jalan yang dibangun pemerintah. Untuk itu, pihaknya akan menindak perusahaan yang masih membandel.

“Kita sudah warning 14 perusahaan pertambangan agar tidak dulu beroperasi mengangkut hasil tambangannya melalui jalan yang dibangun pemerintah selagi belum ada izin penggunaan jalan tersebut. Sesuai aturan mereka wajib membuat jalan khusus. Kalau melewati jalan pemerintah harus ada kompensasinya,’’ tandasnya.

Terpisah, Anggota Badan Legislasi DPRD Provinsi Bengkulu Edi Sunandar meminta Pemprov tidak setengah hati dalam memberlakukan larangan angkutan truk batu bara. Sebab sesuai Perda Nomor 5 tahun 2013, sudah jelas dua tahun sejak perda disahkan, perusahaan wajib membangun jalan khusus. Ketika melintasi jalan pemerintah maka wajib membayar kompensasi yang ditetapkan pemerintah daerah.

“Sekarang mana aksi Pemprov yang akan menertibkan truk batu bara. Jalan-jalan yang dilintasi truk semakin parah kerusakannya. Lihat dari Betungan-Air Sebakul-Kembang Seri, sudah banyak yang hancur. Padahal belum setahun dibangun. Berapa miliar uang rakyat habis untuk memperbaiki jalan yang dirusak angkutan truk batu bara. Sedangkan kompenesainya tidak ada. Jangan kan memberikan kompensasi atau memperbaiki jalan, royalti saja menunggak. Mestinya Pemprov tutup sementara dulu seluruh perusahaan tambang,” pungkasnya.(che)

Baca Juga ...

Dua Menteri Turun ke Bengkulu – Bawa Misi Program Presiden Jokowi

BENGKULU – Provinsi Bengkulu kedatangan dua tamu spesial kemarin. Yakni Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *