Home / BERITA UTAMA / PT. Titan Terima Proper Biru

PT. Titan Terima Proper Biru

SINERGITAS: Staf Ahli Gubernur Bengkulu, Ismed Lakoni bersama perwakilan perusahaan penerima proper di Ruang Pola Bappeda Provinsi Bengkulu, Jumat (17/3).

BENGKULU – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) melalui Dinas LHK Provinsi Bengkulu menyerahkan hasil evaluasi Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) periode tahun 2015-2016 kepada 46 perusahaan, Jumat (17/3). Salah satu perusahaan yang selalu berkomitmen menjaga lingkungan sekitarnya, PT. Titan Wijaya berhasil mendapat peringkat biru untuk kedua kalinya secara berturut-turut.

Hasil proper ini disampaikan langsung Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Ismed Lakoni di Pola Bappeda Provinsi. Prestasi ini bukan yang pertama didapat oleh PT. Titan Wijaya. Sebelumnya pada periode 2014-2015, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pengangkutan dan penjualan dengan fasilitas pelabuhan khusus batu bara ini juga mendapat peringkat biru dari Kementerian LHK. Capaian ini sejalan dengan program optimalisasi poros maritim pemerintah pusat.

“Terima kasih kepada semua pihak, baik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemerintah Provinsi, Dinas LHK atas penyerahan proper biru ini,” kata  GM CDGR, Harry Cahyono kepada RB.

Program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan ini merupakan program yang dikembangkan Kementerian LHK untuk mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia agar meningkatkan pengelolaan lingkungannya. PT. Titan Wijaya dalam penilaian proper di pelabuhan, aspek yang dinilai seperti tata kelola air, dan pengelolaan limbah B3. “Dalam menjaga agar air di pelabuhan memenuhi baku mutu, perusahaan selalu memonitor setiap hari dan juga melibatkan lembaga terakreditasi untuk memantau di periode-periode yang sudah dijadwalkan,” beber Harry.

Pengelolaan limbah B3 pun perusahaan bekerja sama dengan pihak ketiga yang terakreditasi dari Kementerian Lingkungan Hidup. Berasal dari luar Provinsi Bengkulu. “Karena di Bengkulu sendiri belum ada perusahaan pengelolaan limbah B3,” tutur Harry dengan ramah.

Dalam penyerahan hasil proper, ada 21 perusahaan mendapat peringkat biru. Lalu 20 perusahaan mendapat peringkat merah, dan sisanya ada 5 perusahaan belum diumumkan karena dalam proses perbaikan. “Dengan diraihnya lagi sertifikat biru ini, diharapkan ke depannya perusahaan dapat mempertahankan pola pengelolaan lingkungan di pelabuhan dengan baik, mempertahankan penilaian yang ada atau bahkan melangkah ke tahap selanjutnya yaitu meraih sertifikat hijau dan emas,” papar Harry.(dri/prw)

Baca Juga ...

Tuntutan Angkutan BB Sulit Dipenuhi

  BENGKULU – Tuntutan ratusan angkutan batu bara (BB) agar jumlah muatan maksimal 10 ton ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *