Senin , 20 November 2017
Home / BERITA UTAMA / 11 WNA Terjaring Razia

11 WNA Terjaring Razia

Sopir mobil menyebut mereka akan berangkat ke Kantor Imigrasi di Kelurahan Padang Harapan untuk membuat laporan. Namun Petugas tidak langsung percaya, sehingga mobil yang berisi WNA ini langsung digiring ke Polres Bengkulu, sekitar pukul 09.00 WIB kemarin siang (20/4).

BENGKULU– Operasi pekat yang digelar Mapolsek Muara Bangkahulu di kawasan Bencoolen Street arah Jembatan Kuala, berhasil menjaring dua unit mobil berisi 11 Warga Negara Asing (WNA) asal Tionghoa yang melaju dari arah Bengkulu Utara. Para WNA tersebut berasal dari Kabupaten Lebong.

Sopir mobil menyebut mereka akan berangkat ke Kantor Imigrasi di Kelurahan Padang Harapan untuk membuat laporan.  Namun Petugas tidak langsung percaya, sehingga mobil yang berisi WNA ini langsung digiring ke Polres Bengkulu, sekitar pukul 09.00 WIB kemarin siang (20/4).

Kapolsek Muara Bangkahulu, AKP. Dodi Cahyadi, membenarkan diamankannya dua mobil yang membawa 11 WNA. “Pertama mobil hitam meluncur duluan tidak sempat diperiksa. Kedua dilihat banyak WNA. Jadi kita minta berhenti lagi tadi yang pertama, ternyata semua WNA,” ujarnya.

Dari sopir mobil mengaku WNA ini berasal dari Lebong, hendak berangkat ke Imigrasi. Karena tidak bisa mengambil keputusan langsung, Kapolsek menyarankan sopir didampingi personil dari Polsek untuk dibawa ke Polres Bengkulu. “Belum dicek satu per satu namanya, langsung dibawa ke Polres. Untuk jelasnya, langsung saja ke Polres. Kami tidak ngerti bahasa yang digunakan. Sopirnya juga, jadi diantar ke Polres Bengkulu di Kampung,” tutup Dodi.

Sementara itu, dari informasi yang didapatkan RB di lapangan, setelah dilakukan koordinasi antara Kapolsek Muara Bangkahulu dan Kasat Intelkam Polres Bengkulu, satu mobil yang mengangkut 6 orang WNA langsung diamankan di ruang Sat Intelkam Polres Bengkulu untuk pengecekan identitas kendaraan dan Identitas WNA tersebut.

WNA asal Tiongkok tersebut diketahui bernama Lin Xin Long (51) yang merupakan Tenaga Ahli PLTA Air Putih Kabupaten Lebong, Li Wanshun (50) tenaga Ahli PLTA Air Putih dan Wang Zhong Chai (51) Tenaga Ahli PLTA Air Putih. Serta Yang Zhengchang (50) Tenaga Ahli PLTA Air Putih, Qu Ming (40) Tenaga Ahli PLTA Air Putih dan Li (44) Tenaga Ahli PLTA Air Putih Kabupaten Lebong. Serta satu orang lagi yang merupakan sopir sekaligus Guide/Pemandu 6 WNA tersebut Bong Ci Men (34) warga asal Jl. Sungai Garam Kec. Singkawang Utara Provinsi Kalimantan Barat.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih kurang 2 jam, sopir sekaligus penterjemah bersama 6 WNA tersebut akhirnya dilepas. Dimana informasinya bahwa pihak Polres sudah berkoordinasi dengan pihak imigrasi dan hasilnya 6WNA tersebut dinyatakan lengkap dokumen Administrasi dan memang tujuan mereka ke Bengkulu untuk ke Imigrasi dalam rangka memperpanjang KITAS.(rif/dtk)

 

Baca Juga ...

Bertaruh Nyawa, Digulung Ombak Sudah Biasa

Kita sering melihat batu kecil indah dijajakan di pinggir jalan, khususnya di daerah pesisir pantai. ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *