Home / MUKOMUKO / Kades Minta Pemerataan Pembangunan Harus Adil

Kades Minta Pemerataan Pembangunan Harus Adil

PEMERATAAN: Perwakilan Kades Mukomuko minta pemerataan dalam pembangunan.

MUKOMUKO – Kades di Kabupaten Mukomuko, meminta Pemkab bersikap adil dalam program pembangunan Kades menilai, program pemerataan pembangunan yang digembor-gemborkan pemerintah belum terwujud dengan baik.

“Salah satu contoh jalan penghubung Agung Jaya–Selagan Jaya SP 3–Desa Pondok Kopi. Sejak transmigrasi dibuka, sampai sekarang belum pernah diperbaiki. Padahal jalan itu masuk wilayah kota Mukomuko. Masa jalan kota mirip kubangan kerbau,” kata Kades Selagan Jaya, Sumanto.

Agar tak menimbulkan prasangka buruk, dia mengharapkan Pemkab dapat membagi rata anggara kepada seluruh desa untuk pembangunan. Tidak hanya bidang jalan saja, tapi pembangunan sarana dan prasarana umum lainnya.

‘’Kalau ada anggaranya sedikit, tolong dibagi sedikit-sedikit. Yang penting dibagi rata. Pasalnya, desa juga memiliki usulan program pembangunan yang diajukan saat musyawarah tingkat du desa. Seperti usulan pembangunan jalan penghubung antar desa dan usulan lainnya,’’ ujar Sumanto.

Pernyataan yang sama, diutarakan Camat Kecamatan Lubuk Pinang, H, Mursal, SH. Mursal mengatakan kalau program pemerataan pembangunan desa hingga kini belum berjalan sesuai rencana. Masih ada pengkotak-kotakan.

Seharusnya, hal ini tidak terjadi, dan pemerintah baik itu kabupaten dan provinsi harus adil membagi anggaran pembangunan.

“Kalau kuenya ada sedikit dibagi sedikit-sedikit. Yang penting sama merasakan. Jangan ada satu yang dapat kue yang lainnya tidak. Kami mengakui, semua desa memiliki program pembangunan. Ironisnya, banyak usulan diajukan tidak terealisasi, dengan alasan anggaran tidak ada,’’ demikian Mursal.(hue)

Baca Juga ...

BKSPDM MM Studi Banding Ke Kaur

MUKOMUKO –Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mukomuko akan datangi dua kabupaten yang ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *