Senin , 20 November 2017
Home / BENGKULU SELATAN / Langgar Fakta Integritas, Kades Bersedia Dipecat

Langgar Fakta Integritas, Kades Bersedia Dipecat

TANDATANGAN: Perwakilan kades tandatangani fakta integritas disaksikan bupati dan unsur FKPD, Kamis (20/4).

PASAR MANNA – Sebanyak 132 Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) menandatangani fakta integritas di Gedung Pemuda, Kamis (20/4). Ada 7 poin tertera dalam fakta integritas, dan terakhir poin ke-7 kades siap diberhentikan alis dipecat bila melanggar fakta integritas.

Fakta integritas dibacakan dan ditandatangani oleh perwakilan kades, yakni ketua Perkumpulan-Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (P-Apdesi) Kabupaten BS, Jon Sitabra beserta pengurus. Poin pertama isi fakta integritas, yakni bersedia memberi contoh dalam kepatuhan terhadap perundang-undangan baik dalam melaksanakan tugas maupun tindakan-tindakan lainnya.

Kedua, berperan secara aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan  tercelah lainnya. Kemudian, bersikap  transparan, jujur, obyektif dan akuntabel dalam melaksanakan tugas. Bersedia menciptakan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat, akan menyampaikan informasi penyimpangan integritas di desanya, serta tidak berbisnis dalam jabatan. “Fakta integritas sudah kita tandatangani, dan poin-poin tersebut akan menjadi pegangan dan pedoman bagi kita para kades kedepan,” ujar Jon Sitabra Kades Bandar Agung Kecamatan Ulu Manna.

Bup Bosan Pecat Kades

Dalam sambutannya, Bupati BS, H. Dirwan Mahmud, SH berharap kedepan dengan adanya fakta integritas yang sudah ditandatangai oleh kades bisa menimalisir dan mencegah pelanggaran oleh kades. Lantaran, bupati sendiri sudah bosan memecat kades yang tersandung masalah. “Sudah 4 kades saya pecat.

Tidak ada untungnya bagi saya, hanya ambah musuh saja. Kedepan kalau ada kades melanggar fakta integritas silahkan ibu Kejari dan pak Kapolres saja yang memproses. Terbukti bersalah, apa boleh buat saya kembali akan memecat kades,” imbuh Dirwan.

Dirwan menambahkan, diharapkan para kades di BS dapat bekerja secara profesional. Lantaran,  para kades merupakan ujung tombak pembangunan di BS, sehingga ikut andil dalam sukses atau tidaknya pembangunan di BS untuk mewujudkan BS Elok, Maju, Aman dan Sejahtera (EMAS). “Ikuti saja aturan, jangan menyalahgunakan kewenangan sebagai kades untuk kepentingan pribadi dan bekerja secara profesional,” demikian Dirwan.(key)

Baca Juga ...

Dua Murid SD di BS Diculik dan Dicabuli

KOTA MANNA – Anak-anak khususnya perempuan rentan menjadi sasaran tindak kejahatan seksual. Sebut saja Manis ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *