Selasa , 19 September 2017
Home / PROMOSI & BISNIS / OJK, Bank Mandiri dan Taspen Edukasi Keuangan

OJK, Bank Mandiri dan Taspen Edukasi Keuangan

Tiga narasumber dihadirkan dalam kegiatan di Hotel Nala Seaside Pantai Panjang, kemarin (20/4) pagi.

BENGKULU-Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT. Taspen dan Bank Mandiri Syariah menggelar Edukasi Keuangan. Sasarannya para Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS yang akan memasuki batas usia pensiun.

Tiga narasumber dihadirkan dalam kegiatan di Hotel Nala Seaside Pantai Panjang, kemarin (20/4) pagi. Masing-masing Kepala OJK Provinsi Bengkulu Yan Syafri, Kepala Cabang PT. Taspen Bengkulu, Wiwiek Djati Wijaya dan Kepala Cabang Bank Mandiri Syariah Bengkulu, Iswahyudi. Edukasi keuangan berlangsung hangat, dengan penuh diskusi dan tanya jawab dari sekitar 50 ASN yang menjadi peserta.

Kepala Cabang PT. Taspen Bengkulu Wiwiek Djati Wijaya melalui Kepala Seksi Kas  Toni Eko Sucahyo mengatakan dari edukasi keuangan ini taspen menjelaskan dan menyampaikan tentang layanan Klaim Otomatis (LKO) yang sudah dikenalkan Badan Kepewagaian Nasional (BKN) sejak tahun 2015 lalu. ‘’Kita di Bengkulu diharapkan pada tahun 2017 ini semuanya tuntas 100 persen menggunakan dan menerapkan LKO ini, ‘’ jelasnya kepada RB.

Melalalui layanan ini, semua peserta Taspen yang akan memasuki usia pensiun tepat, pada waktu dia akan pensiun semua hak-haknya tuntas diberikan, seperti yang paling utama berupa Tabungan Hari Tua mereka (THT). ‘’Bahkan diupayakan saat mereka pertama kali pensiun (bulan pertama) setelah Surat Keterangan Penghentian Pembayaran (SKPP) keluar, sudah menerima uang pensiun bersama dengan Tabungan hari tua mereka, dan jika tidak Tabungan hari tuanya dulu dibayarkan, ‘’ paparnya

Layanan Klaim Otomatis (LKO) yang menjadi Key Perfomance Indicator (KPI). Kegiatan ini merupakan salah satu layanan unggulan yang melibatkan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Latihan (BKPP) serta Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD).

Tujuannya adalah ingin memberikan kenyamanan, pelayanan kepada seluruh peserta Taspen yang akan memasuki Batas Usia Pensiun (BUP). “Ini membuat klaim pensiun lebih mudah. Contohnya salah satu persyaratan yaitu nomor handphone peserta BUP akan menerima notifikasi di handphonenya sebelum jatuh tempo Batas Usia Pensiun,” jelasnya.(iks)

Baca Juga ...

Neraca Dagang Kembali Surplus

JAKARTA – Neraca perdagangan Juli lalu tercatat defisit USD 270 juta. Defisit tersebut kali pertama ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *