Home / BERITA UTAMA / Razia Pengelem dan Penjual Lem Aibon

Razia Pengelem dan Penjual Lem Aibon

PELABAI – Kasus kematian pelajar kelas X SMK di Lebong yang diduga overdosis akibat mengisap lem, akan disikapi serius Pemkab Lebong. Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), melalui operasi khusus dengan sasaran pengelem. Termasuk melibatkan Bagian Hukum dan instansi terkait guna sosialisasi ke warung-warung penjual lem, khusus yang kerap digunakan remaja untuk mabuk.

Pantauan RB, beberapa lokasi yang kerap dijadikan lokasi ngelem antara lain jembatan Desa Talang Bunut, Kecamatan Amen dan jembatan Desa Sungai Gerong, Kecamatan Amen. Termasuk  bangunan Mess Pemda di areal Danau Tes, Kelurahan Tes, Kecamatan Lebong Selatan dan pondok persawahan kawasan Desa Sumber Jaya, Kecamatan Amen. Warga kerap menemukan kaleng lem yang isinya sudah kering diduga habis diisap pengelem.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Lebong, Zainal Husni Toha, SH mengaku sasaran mereka dititikberatkan pada remaja yang kerap mengisap lem. Penjual lem juga akan diberi pemahaman agar lebih selektif menjual lem. ‘’Pastikan tidak menjual lem pada konsumen yang bakal menyalahgunakan fungsinya,’’ beber Zainal.

Beberapa titik yang kerap dijadikan lokasi ngelem oleh anak dan remaja akan diperiksa. Zainal berharap peran aktif masyarakat melapor ketika tahu ada aktivitas ngelem di sekitar lingkungannya. Khusus pelaku akan dijatuhkan sanksi. ‘’Yang pasti kami sanksi pembinaan,’’ tukas Zainal.

Sementara Sekkab Lebong, Mirwan Effendi, SE, M.Si juga minta peran aktif sekolah untuk memberi sosialisasi pada pelajar agar tidak terpengaruh aksi mabuk lem. Begitu juga dengan orangtua, diharap bisa memantau aktivitas anaknya, baik di rumah maupun di lingkungan pergaulannya. ‘’Mengisap lem itu, entah siapa yang memulai. Yang jelas tidak tepat penggunaan, jadi jangan ditiru,’’ imbau Mirwan.(sca)

Baca Juga ...

Duka Partiana, Istri Indrayani yang Tewas Tertembak Polisi

Partiana (32), istri Indrayani (33) tidak menduga suaminya akan meninggal setelah diterjang 2 peluru yang ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *