Sabtu , 23 September 2017
Home / HUKUM / Bos Koran Mingguan Jalani Sidang

Bos Koran Mingguan Jalani Sidang

BENGKULU – Apriansyah (31), bos salah satu koran mingguan di Bengkulu, kemarin (25/4) menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, dalam kasus Narkoba. Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan itu, Apriansyah didakwa dengan pasal 127 tentang penyalahgunaan Narkoba jenis sabu untuk diri sendiri.

Jaksa penuntut umum (JPU), Herwinda Martina, SH, MH dalam dakwaannya, menyatakan Apriyansyah bersalah dalam tindak pidana penyalahgunaan Narkoba. Sebagaimana diancam pidana dalam pasal 127 ayat (1) huruf a Undang Undang (UU) RI Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Narkotika. “Terdakwa juga mengakui dia besalah,” jelas Herwinda.

Selain Apriyansyah, ikut juga terdakwa Joyo yang menjalan sidang secara bersamaan. Joyo dijerat dakwaan pidana pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. “Apriansyah dan Joyo dikenakan pasal yang berbeda. Apriansyah pasal 114 dan 127, sedangkan Joyo ditambahkan dengan pasal 114, karena barang bukti Apriansyah diambil dari terdakwa Joyo,” tuturnya.

Sementara itu, terdakwa Apriyansah mengakui dirinya sudah menggunakan Narkoba jenis sabu. Namun dia berdalih kalau irinya adalah korban Narkoba. Alasannya, ia baru mencoba menggunakan Narkoba, dengan barang bukti tidak begitu banyak.

“Saya akui baru menggunakan Narkoba. Saya beli dengan Joyo, yang rencananya kami pakai berdua. Jadi 1 paket kecil kami bagi berdua, ditangkap setelah polisi kembangkan penangkapan terdakwa Yosi Martalina. Saya ingatkan lagi, di kasus ini saya adalah korban,” kata Apriansyah.

Apriansyah, mengaku menyesal dan merasa sangat bersalah dari kasus tersebut. Dirinya tidak akan mengulangi lagi tindakan yang salah dan mengkonsumsi Narkoba. “Sebenarnya saya ini mau rehab saja. Saya akui saya sempat terbelenggu dengan dunia Narkoba. Saya tidak mau lagi terlibat. Kedepannya saya mau fokus dengan pekerjaan,” imbuh Apriansyah.

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim, Merrywati TB, SH, M.Hum itu, akhirnya ditunda dan akan dilanjutkan Selasa depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Sekadar mengingatkan, kedua terdakwa ditangkap 11 Februari 2017 lalu. Berawal saat Yosi Martalina datang ke rumah Apriansyah untuk mengambil sabu sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah sabu ditangan, Yosi ditangkap. Saat diintrogasi, ia mengaku barang haram itu diperoleg dari Apriansyahd an Joyo.(rif)

Baca Juga ...

Diduga Gangguan Jiwa, Bacok Kepala Kakak

KOTA BINTUHAN – Sigit Kamsino (39) warga Desa Tinggi Ari Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *