Minggu , 20 Agustus 2017
Home / BERITA UTAMA / Ribuan PNS Pemprov Protes SK Naik Pangkat Terhambat

Ribuan PNS Pemprov Protes SK Naik Pangkat Terhambat

ABDI NEGARA: PNS Pemerintah Provinsi Bengkulu mengikuti apel bersama.

BENGKULU – Sebanyak 1.392 PNS di Pemprov Bengkulu dan sejumlah Pemkab mempertanyakan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat dan gaji berkala yang tak kunjung dikeluarkan Gubernur Bengkulu. Mereka menunggu SK tersebut sudah 4 bulan. SK ini terdiri dari golongan III dan IV.

Padahal, informasinya proses di Badan Kepegawaian Nasional Regional VII Palembang sudah selesai. Tetapi sudah empat bulan ini, SK tak kunjung dibagikan.

Data diperoleh, untuk PNS Pemkab yang SK kenaikan pangkatnya belum dibagikan yakni dari Pemkab Kaur, Rejang Lebong, Lebong dan Bengkulu Tengah. Mereka ini merupakan PNS dengan golongan IVa ke atas dimana persetujuan kenaikan pangkatnya harus melalui Gubernur Bengkulu.

Selebihnya merupakan PNS di jajaran Pemprov Bengkulu, termasuk guru SMA/SMK yang sudah menjadi PNS Pemprov namun terhambat SK gaji berkalanya.

“Kami tidak jelas apa penyebab SK kenaikan pangkat tidak turun-turun. Padahal sudah empat bulan selesai di BKN Palembang. Harusnya jika cepat dikeluarkan bisa didaftarkan ke gaji. Sebab dampaknya itu kepada hak PNS yang akan menerima kenaikan tunjangan,” kata salah seorang PNS yang SK kenaikan pangkatnya tidak kunjung diterbitkan gubernur kepada RB, kemarin.

Dia menduga penyebab belum turunnya SK tersebut karena harus menunggu usulan kenaikan pangkat dari kabupaten/kota lainnya yang belum masuk ke Pemprov. “Harapan kami keluarkan dulu yang sudah selesai. Sebab entah kapan yang dari kabupaten lainnya itu selesai. Dulu paling lama 2 bulan sudah selesai. Tapi kali ini sudah empat bulan,” bebernya.

Dikonfirmasi, Plt Sekda Provinsi Bengkulu H. Gotri Suyanto, M.Sc, Sc mengaku belum ada usulan yang naik ke dirinya. Dia akan memanggil BKD untuk menelusuri penyebabnya. Karena jika sudah ada yang selesai di BKN, secepatnya untuk diterbitkan SKnya. “Besok (hari ini, red) saya akan panggil BKD dulu. Seperti apa dan apa kendala belum dikeluarkanya SK kenaikan pangkat tersebut,” jelasnya.

Terpisah, Wakil Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA mengakui bahwa dirinya sudah lama mendapati keluhan dan laporan mengenai tak kunjung turunnya SK kenaikan pangkat dan berkala itu. “Persoalan ini tidak bisa dibiarkan.  Terutama keluhan soal SK berkala para guru SMA/SMK yang banyak belum selesai atau tertunda. Saya minta BKD dan Disdikbud Provinsi segera memprosesnya,” tegasnya.

Lanjut Wagub, proses kenaikan pangkat dan berkala itu merupakan salah satu pelayanan di bidang birokrasi. Untuk itu, tidak boleh dihambat. Jika perlu kalau memang disebabkan kekurangan sumber daya manusia, dapat dilakukan verifikasi secara lembur. Sehingga administrasi pegawai tidak ada masalah dan tuntas,” pungkasnya.(che)

Baca Juga ...

Jemput Surat ‘’Sakti’’ Kemendagri

BENGKULU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu benar-benar ingin memproses pemberhentian Gubernur Bengkulu ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *