Home / BERITA UTAMA / Selama Ramadan, 13 Tewas Lakalantas

Selama Ramadan, 13 Tewas Lakalantas

BB LAKA: Sepeda motor korban hancur setelah mengalami lakalantas Sabtu (17/6) malam.

BENGKULU – Angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menyebabkan korban jiwa selama bulan Ramadan, cukup tinggi. Berdasarkan data RB, tercatat 13 orang tewas akibat lakalantas terhitung selama bulan Ramadan ini.

Jumlah angka laka tewas ini rawan bertambah. Apalagi menjelang arus mudik lebaran yang dipastikan arus kendaraan baik mobil maupun sepeda motor akan padat. Untuk itu, pengendara khususnya para pemudik diingatkan selalu berhati-hati dalam berkendara menggunakan mobil dan motor guna mencegah terjadinya lakalantas.

Laka tewas terbaru dialami dua pelajar yang baru saja menamatkan SMP. Keduanya meninggal seketika setelah mengalami lakalantas di jalan lintas Curup-Lubuk Linggau tepatnya dekat Masjid Agung Desa Pelalo, Kecamatan Sindang Kelingi, Rejang Lebong sekitar pukul 20.30 WIB, Sabtu (17/6).

Kedua pelajar tersebut yakni Septa (16), warga Desa Pelalo, Kecamatan Sindang Kelingi, Rejang Lebong, dan Raju (16), warga Desa Simpang Beliti, Kecamatan Binduriang, Rejang Lebong. Keduanya tewas setelah sepeda motor yang mereka kendarai mengalami tabrakan adu kambing.

Sementara itu, korban lainnya Reza (17) warga Desa Pelalo dan Reci (15) warga Desa Kepala Curup, Kecamatan Binduriang mengalami luka berat (lurat) dan menjalani perawatan di Puskesmas setempat.

Konologis kejadian, Septa dan Reza waktu itu mengendarai Honda Beat warna putih dengan nopol BD 3650 CJ melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Curup dengan kecepatan tinggi. Sedangakan Raju bersama rekannya Reci mengendarai Yamaha Vixion warna merah putih dengan nopol BD 6553 KS juga melaju dengan keepatan tinggi dari arah Curup menuju Lubuk Linggau. Ketika tiba di Desa Pelalo, brak…! kedua sepeda motor yang dikendarai korban melaju dengan kecepatan tinggi bertabrakan.

Suara yang ditimbulkan cukup keras hingga memancing perhatian warga setempat. Dengan berbondong-bondong warga langsung menyelamatkan korban dengan membawanya ke puskesmas setempat untuk mendapatkan pertolongan pertama. “Saat itu warga sedang pulang tarawih dan menyaksikan tabrakan tersebut,” kata PJS Kepala Desa Pelalo, Rusbain.

Rusbain menerangkan dari keterangan saksi yang membawa korban, salah satu korban meninggal di tempat dan satu lagi meninggal di perjalanan menuju RSUD Lubuk Linggau. “Rekan korban lainnya sudah dirujuk ke puskesmas dan menjalani perawatan,” terang Rusbain.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf SH, S.IK melalui Kasat Lantas AKP. Kusman Jaya, SH membenarkan kejadian tabrakan maut yang menewaskan 2 pelajar tersebut. “Sepeda motor yang terlibat tabrakan sudah diamankan sebagai barang bukti,” ujarnya.

Kusman mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat mengendarai kendaraan serta pastikan laju kendaraan masih bisa dikendalikan bila seketika mengerem mendadak. “Jangan lupa gunakan kelengkapan berkendara seperti helm, apalagi sudah memasuki arus mudik lebaran. Jangan kebut-kebutan karena bisa mengancam keselamatan diri pribadi dan orang lain,“ imbau Kusman.(nok)

Baca Juga ...

Erna Sari jadi Kuda Hitam Calon Wagub

BENGKULU– Bursa calon wakil gubernur (Wagub) menyusul telah ditetapkannya Dr. drh. H. Rohidin Mersyah menjadi ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *