Home / BENGKULU SELATAN / Bendungan Tebat Baghu Bocor, Petani Mengeluh

Bendungan Tebat Baghu Bocor, Petani Mengeluh

PERLU DIPERBAIKI: Bendungan Tebat Baghu butuh perhatian pemerintah karena sudah banyak bocor sehingga tidak maksimal lagi menampung air hujan.

MANNA – Bendungan Tebat Baghu di Desa Ketaping Kecamatan Manna butuh perhatian pemerintah. Kondisi bendungan saat ini sudah tidak lagi maksimal mengairi ratusan hektare lahan persawahan di Desa Ketaping. Terlebih saat musim kemarau, petani menngeluh karena kesulitan mendapatkan sumber air untuk pengairan.

Dikatakan Kades Ketaping, Saidi, bendungan Tebat Baghu terletak di Dusun Tanjung Kurung  sudah lama dalam kondisi rusak. Kebocoran pada dinding-dinding bendungan semakin lama semakin parah, karena belum juga diperbaiki pemerintah. Menyebabkan lahan persawahan berada di hilir bendungan tersebut tidak lagi kebagian jatah air, dan terpaksa menunggu hujan untuk memulai bercocok tanam.

“Airnya sudah banyak terbuang keluar, tidak lagi masuk saluran irigasi jadi tidak sampai ke hilir bendungan. Petani terpaksa menunggu hujan, tapi kalau kemaraunya berlangsung lama petani sampai tidak bisa bercocok tanam,” kata Saidi.

Untuk itu mewakili warga dan petani Desa Ketaping, Saidi berharap bendungan dapat diperbaiki oleh pemkab maupun provinsi mengingat kebocoran bendungan sudah lama berlangsung, dan makin lama bertambah parah. Sedangkan usulan perbaikan bendungan sudah sering disampaikan pemerintah desa, namun belum pernah terealisasi.

“Sawah yang berada di hilir bendungan saat ini hanya mengandalkan hujan. Tidak ada hujan, tak bisa bertanam karena itu perbaikan penting demi keberlangsungan lahan sawah di Ketaping,” harap Saidi.(key)

Baca Juga ...

Bupati Akan Non Aktifkan Kades Muara Tiga

KOTA MANNA – Puluhan warga Desa Muara Tiga, Kecamatan Kedurang kembali mendatangi kantor Bupati Bengkulu ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *