Sabtu , 23 September 2017
Home / CURUP / Dugaan Penyelewengan DD Inspektorat Cek Lapangan

Dugaan Penyelewengan DD Inspektorat Cek Lapangan

CURUP – Sesuai jadwal, Selasa (18/7) besok, Inspektorat Rejang Lebong (RL) akan mengundang pihak terkait dalam proses pemeriksaan berkas lanjutan dari laporan indikasi penyelewengan dana desa (DD) di Desa Kepala Curup Kecamatan Binduriang. Sabtu (15/7), Inspektorat telah memeriksa enam orang warga desa.

“Besok kita sudah mengajak pihak terkait untuk memeriksa lebih lanjut. Dari keterangan keenam warga tersebut ada indikasi penyelewengan DD tahun 2016. Akan kita proses lebih lanjut,” terang Inspektur Inspektorat RL DR. Hambali, M.Pd, MH.

Setelah melakukan koordinasi dan pembahasan bersama pihak terkait seperti Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD), Camat Binduriang dan konsultan, selanjutnya Inspektorat akan langsung melakukan cross check langsung ke desa tersebut.

“Setelah adanya koordinasi dengan pihak terkait ini, maka kita bisa menentukan kapan kita akan mengecek langsung ke lapangan,” tutur Hambali.

Dikataknnya, pengecekan ke lapangan ini, merupakan pemeriksaan berkas laporan masyarakat desa tersebut. Sehingga dapat diketahui kebenarannya. Jika memang benar, maka kepala desa bersangkutan diwajibkan mengembalikan kerugian Negara tersebut. Untuk sanksi, akan dilihat dari sejauh mana kesalahan yang dilakukan kades nantinya. Namun sanksi terberat yang bisa diterima sang kades yang pemecatan.

“Bila nanti terbukti ada penyelewengan, kita tidak akan membawanya ke ranah hukum. Namun kita meminta mengembalikan kerugian negara terlebih dahulu, namun bila sampai batas waktu yang ditetapkan kerugian negara tak dikembalikan baru kita tempuh jalur hukum,” jelas Hambali.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, terdapat beberapa aduan dari masyarakat tersebut yakni tidak adanya dana DD dan ADD tidak ada musyawarah kepada masyarakat dan perangkat desa bersangkutan. Dana silpa DD tahun 2015 yang akan direalisaikan pada pemberdayaan pelatihan jahit menjahit tidak dilaksanakan, asal-salan pembangunan bangunan desa, beras miskin (Raskin) ditebus dengan biaya Rp 3.500, pemotongan honor perangkat desa, adanya pembangunan baru di awal tahun dengan penjelasan kepada masyarakat bahwa adanya bonus dari Pemkab sebesar Rp 30 juta. (nok)

Baca Juga ...

27 Dewan Belum Kembalikan Mobnas

CURUP – Kabag Kesekretariatan dan Keuangan Sekretariat DPRD Rejang Lebong, Zulkarnain, SE menerangkan saat ini ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *