Sabtu , 23 September 2017
Home / CURUP / Mengunjungi Petani Bawang Merah – Beli Bibit 5 Kg, Hasil Panen 50 Kg

Mengunjungi Petani Bawang Merah – Beli Bibit 5 Kg, Hasil Panen 50 Kg

Bercocok tanam Bawang merah ternyata cocok untuk dikembangkan  di Kabupaten Rejang lebong. Salah satunya sudah dilakukan oleh  Norman warga Air Bang kecamatan Curup tengah yang bercocok  tanam di kawasan desa Air Merah kecamatan Curup Tengah. Berikut  laporannya.

PANEN: Perkebunan bawang di kawsan Desa Air Merah Curup, mendapatkan hasil yang memuaskan.

TEDDY SANJAYA – Kota Curup

Ketika melintas di wilayah perkebunan kawasan desa Air Merah  Kecamatan Curup Tengah, di pinggir jalan terlihat sekitar tiga  orang yang tengah mencabut atau memanen bawang merah yang  ditanam menggunakan plastik mulsa.

Masih sangat jarang, petani di Rejang lebong bercocok tanam bawang merah yang memiliki nilai jual yang cukup  tinggi dan menjanjikan ini. Saat didatangi RB,  sejumlah ibu-ibu yang memanen bawang merah di dalam plastik  mulsa mengaku dirinya hanya buruh upah. “Saya cuma buruh upah pak, yang punya pak Norman orang Air Bang  orangnya tadi sudah pulang,” tutur Dedek (56) tak lain masih  kerabat pemilik kebun bawang merah.

Menurut Dedek, yang  dahulunya juga ikut menanam bawang merah, awalnya bawang merah yang ditanam hanya seberat 5 Kg itupun  dibelinya dari pasar. Saat menanam bawang merah 5 kg di hamparan tanah yang tak  luas tersebut, selang tiga bulan sudah bisa dipanen dan  hasilnya lumayan menjanjikan.

“Awal nanam bibit dari pasar 5  kg jangka waktu tiga bulan menghasilkan lebih kurang 40  -50 kg,” terang Dedek.

Dari hasil panen pertama itulah kemudian kembali dibuat bibit  dan ditanam ditanah ukuran dua kapling. Saat ini kembali  ditanam setelah umurnya 3 bulan dan hasilnyapun cukup  memuaskan.

“Tidak tahu mas dapatnya berapa, ini sudah setengahnya dipanen  dan harus dijemur baru nanti bisa ditimbang berapa jumlahnya. Tapi kalau dilihat sekarang cukup banyak mas hasilnya, dalam  satu buah bawang bisa menghasilkan 4 sampai 7 buah bawang merah  didalam tanah,” sampai Dedek.

Untuk harga diitingkat lokal, lanjut Dedek, harganya cukup lumayan yakni  dikisaran antara Rp 30 ribu sampai Rp 33 ribu/kg. (**)

Baca Juga ...

27 Dewan Belum Kembalikan Mobnas

CURUP – Kabag Kesekretariatan dan Keuangan Sekretariat DPRD Rejang Lebong, Zulkarnain, SE menerangkan saat ini ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *