Home / BERITA UTAMA / Menpora: GTPN Ajang Promosi Wisata Daerah

Menpora: GTPN Ajang Promosi Wisata Daerah

OLAHRAGA: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bersama Wakil Walikota (Wawali) Ir Patriana Sosialinda bersepeda mengelilingi ruas jalan dalam Kota Bengkulu, kemarin pagi.

BENGKULU– Program unggulan Kemenpora RI Gerakan Ayo Olahraga, Gowes Touring Pesona Nusantara (GTPN) saat ini telah menjelajahi 2.504 kilometer sejak  dicanangkan13 Mei 2017 dari Sabang 0 kilometer. Puncaknya kemarin (16/7), digelar langsung penyambutan dan acara oleh Pemerintah Kota (Pemkot) dengan dihadiri langsung Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bersama Wakil Walikota (Wawali) Ir Patriana Sosialinda, Sekda Kota Marjon, MPd serta pejabat kota lainnya bertempat di lapangan Sport Center.

Dalam sambutannya, Menpora Imam Nahrawi mengucapkan selamat datang pada peserta Gowes Touring Pesona Nusantara (GTPN). Ia bahkan memberi motivasi pada peserta untuk tetap kompak dan semangat hingga puncak acara di Kota Magelang akan berakhir di Candi Borobudur saat peringatan hari Olahraga Nasional (Haornas) 9 September mendatang.

“Para peserta GTPN untuk tetap semangat dan selamat sampai di tujuan akhir sehingga nantinya Tanah dan air dari seluruh penjuru tanah air Indonesia bisa dikumpulkan dan dibuat satu monumen atau tugu di Magelang pada tanggal 9 september kelak,” kata Imam.

Dikatakan Imam, kegiatan ini Gowes Pesona Nusantara ini, tak sekedar mengukur jarak tempuh saja, tetapi ada misi khusus yakni memastikan bahwa seluruh masyarakat Indonesia di setiap daerah hidup rukun, damai dan tentram, sekaligus mempromosikan wisata-wisata sehingga seluruh wisatawan diseluruh penjuru dunia bisa datang ke Indonesia dan menikmati segala keindahan yang ada di tanah air.

“Bahwa kegiatan Gowes Pesona Nusantara ini menjadi ajang promosi kebudayaan dan pariwisata nusantara. Karena Bangsa indonesia bangsa yang mempesona. Khusus di Kota Bengkulu akan saya bantu untuk mempromosikan melalui penyiaran media-media agar orang-orang tahu bahwa di Kota Bengkulu memiliki objek wisata yang sangat luar biasa mulai dari keindahan Pantai Panjang hingga wisata sejarah,” paparnya.

Dalam kesempatan itu Imam juga memberikan medali sebagai tanda apreasiasi kepada 15 riders yang sudah berhasil sampai di etape ketiga di Kota Bengkulu. Adapun 15 Orang yang tergabung dengan Team Gowes Touring Pesona Nusantara berasal dari banyak daerah di nusantara. Seperti, dari Kalimantan, Jawa Timur, Jawa Barat dan Sumatera Barat. Dan diketahui, mereka sudah melewati sejumlah etape, seperti menempuh 1000 Km dari Sabang 0 Km sampai Balige Tobasa.  Selanjutnya, etape dua dari Balige menuju Kota Padang dengan jarak tempuh 737 Km. Setelah itu etape tiga, dari kota Padang menuju kota Bengkulu dengan jarak tempuh 632 Km. Total keseluruhan jarak yang sudah ditempuh 2504 Km.

Sedangkan rute yang dilewati tim GTPN di Kota Bengkulu, start dari Sport Center Bengkulu melintasi Jalan Putri Gading Cempaka, Jalan Soekarno Hatta Rumah Pengasingan Bung Karno, Simpang Lima, Jalan Soeprapto, Jalan Jendral Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Benteng Malborough dan finish kembali di Sport Center.

Sementara itu Wakil Walikota Bengkulu, Patriana Sosialinda dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Menpora RI yang menyelenggarakan kegiatan positif program Ayo Olahraga, Gowes Pesona Nusantara. Dalam kesempatan itu, Wawali juga mempromosikan wisata sejarah Bengkulu.

“Terima kasih atas kepercayaan menjadikan Bengkulu sebagai penyelenggara acara ini. Bengkulu punya nilai wisata sejarah, seperti Benteng Malborough dan rumah pengasingan Bung Karno. Wisata sejarah tersebut menjadi PAD dari sektor Pariwisata Bengkulu,” ujarnya.

Linda juga berpesan, kegiatan gowes pesona nusantara ini merupakan kegiatan positif yang harus didukung penuh lantaran juga sebagai bentuk mempromosikan wisata tiap daerah.

“Dari awal kita mendukung penuh dan ikut menyukseskan program nasional ini. Karena program ini program yang positif. Selain sehat berolahraga juga dapat mempererat silaturahmi, ” kata Linda sapaan akrabnya.(new)

Baca Juga ...

Sultan: Anti Korupsi Jangan Cuma Slogan

BENGKULU – Kasus yang menjerat Gubernur Bengkulu nonaktif Ridwan Mukti dan mantan Gubernur Bengkulu Junaidi ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *