Sabtu , 23 September 2017
Home / BERITA UTAMA / PKL Eksodus “Ganggu” Pemilik Ruko Panorama

PKL Eksodus “Ganggu” Pemilik Ruko Panorama

Angkat : Penertiban PKL Pasar Panorama

BENGKULU– Pemerintah Kota harus mengambil langkah tegas berkait dengan penertiban pedagang Pasar Panorama. Sebab semrautnya pasar tersebut, lantaran banyaknya pedagang kaki lima eksodus atau dari luar Kota Bengkulu.

“Selama ini kita melihatnya banyak pedagang eksodus (pedagang dari luar), yang berjualan di badan jalan sembarangan itu. Karena kalau betul-betul pedagang pasar panorama mereka sejak awal komitmen dalam hal penataan pasar ini,” cetus Apianto (42) salah satu pemilik ruko penjual manisan di Jalan Kedondong Pasar Panorama.

Menurut Aprianto, bahwa pedagang yang berjualan melanggar di luar jalan dan trotoar memang harus ditertibkan secara tegas. Pasalnya penertiban tersebut bertujuan hanya untuk penataan pasar yang baik.

“Coba lihat sendiri jalanan depan ruko ini selalu macet hanya karena adanya segilintir oknum pedagang yang membandel. Ya kita berharap pemkot juga harus tegas, karena pos jaga Satpol PP juga ada. Jadi pengawasannya harus ketat, kalau perlu dilakukan sistem piket,” tuturnya.

Senada disampaikan pemilik ruko di kawasan Pasar Panorama Nurlela (46) mengemukakan, dirinya sependapat jika kawasan pasar panorama ini harus diawasi secara ketat demi lancarnya lalu lintas di kawasan pasar tersebut. “Ya wajar kami protes. Karena kami juga berdagang disini. Kalau bisa pemkot itu tegas, jangan sampai panorama terus-terusan semraut,” ungkapnya.

Lela juga berpesan, jika penertiban pedagang yang dilakukan Pemerintah Kota juga jangan terkesan arogan. Bagaimanapun pedagang juga manusia yang hanya mencari nafkah untuk membiaya kebutuhan hidup keluarganya.

“Karena kalau ramai pedagang liar jualan di luar jalanan. Tentu pembeli beli dagangan yang berada diluar. Sementara pedagang yang legal itu ada didalam. Oleh karena itu pedagang bandel berjualan diluar jalan dan trotoar itu harus

DPRD Kota Bengkulu kembali menyoroti suasana kawasan Pasar Panorama yang kembali semrawut, lantaran para PKL berjualan secara sembarangan di Jalan Kedondong dan Belimbing. Kondisi tersebut terlihat hingga kemarin (15/7) siang. Parahnya lagi kondisinya berdekatan dengan Pos Jaga Satpol PP Kota yang terlihat kosong, sehingga membuat PKL berani untuk berjualan sembarangan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota, Rena Anggraini, SP mengaku geram dengan petugas Satpol PP kota yang berjaga di kawasan Pasar Panorama yang terkesan setengah hati dengan tidak menjaga Pos Jaga selama 24 jam. Sehingga lemahnya pengawasan dan tindakan tegas dari Satpol PP selaku penegak Perda.(new)

Baca Juga ...

Perkara Suap Menguat

BENGKULU– Perkara dugaan suap terhadap Gubernur Bengkulu (nonaktif), Dr. H Ridwan Mukti, MH menguat. Penegasan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *