Home / METROPOLIS / Melihat Kemajuan Akreditasi Universitas Prof. Dr. Hazairin

Melihat Kemajuan Akreditasi Universitas Prof. Dr. Hazairin

Bermodalkan Kerja Keras, Dua Bulan Raih Akreditasi B

UNIVERSITAS Prof. Dr. Hazairin (Unihaz), sekarang sudah menyandang akreditasi B. Nilai akreditasi yang sama juga diperoleh tiga Program Studi (PS) yakni, Magister Administrasi Publik, Program Studi Teknik Mesin dan Program Studi Teknik Sipil. Apa saja usaha yang sudah dilakukan? Berikut Liputannya

 

Iksan Agus Abraham, Kota Bengkulu

 

Rektor Unihaz, Dr. Yulfiperius, M,Si mengatakan sukses  diperolehnya akreditasi B itu berkat kerja keras semua lini dilingkup kampus. Menarik dari capaian akreditasi B, penetapannya hanya membutuhkan waktu 2 bulan saja. “Untuk Institusi, dalam arti Universitasnya, itu SK penetapannya  keluar pada 23 Mei 2017 silam, sedangkan Prodi-prodi pada kurun 6- 20 Juni 2017 lalu,” jelasnya ditemui diruang kerjanya kemarin.

Akreditasi bagi kampus apalagi swasta menjadi status yang sangat mahal dan bergengsi. Sebab, dengan akreditasi B membuat ijazah alumni sudah dipersamakan, sehingga tak sulit mendapat pekerjaan. Praktis dengan hasil akreditasi baru itu, saat ini Unihaz telah memiliki 11 program Studi berakreditasi B dari 14 program studi yang mereka kelola.

Kemajuan Unihaz itu, terlihat juga dari jumlah mahasiswa yang siap mengikuti studi di kampus, yang terletak di Jalan Jenderal Soedirman Kelurahan Kebun Ross itu. Tahun ajaran 2017/2018 saja sudah ada sekitar 400 mahasiswa yang melakukan registrasi dari sekitar 1400 an yang melakukan pendaftaran.

Capaian itu cukup menarik, bila dibandingkan dengan jumlah calon masiswa tahun lalu. Untuk 10 hari pertama saat pembukaan pendaftaran mahasiswa baru, jumlah calon mahasiswa yang registrasi tidak mencapai sebanyak itu. “Patokannya, itu saja, untuk  mengukur kenaikan jumlah mahasiswa yang mendaftar,” jelas pria yang akrab disapa Feri ini.

Ditambahkan Feri, belum semuanya pendaftar yang melakukan registrasi karena terkendala jarak. Mengingat pendaftar banyak berasal dari luar Kota termasuk dari Mukomuko dan Kaur. “Kita masih menunggu mereka melakukan registrasinya,” sambunnya.

Upaya kerja keras Rektor Unihaz bersama bawahannya untuk memajukan Unihaz juga terlihat pada kondisi gedung perkuliahan kampus. Kurun 1 tahun lalu, Unihaz getol melakukan renovasi gedung perkuliahan yang memanjang yang menghabiskan dana mencapai Rp 6 Miliar. “Sebagai sarana perkuliahan kita siap bangun gedung-gedung baru, bahkan ada gelanggang olahraga mahasiswa yang diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp 20 miliar yang akan kita mulai memasuki tahun kedua masa kepemimpinan saya menjadi rektor,” tukasnya.

Proyek besar di Unihaz itu, akan memanfaatkan tenaga-tenaga dosen dan mahasiswa Teknik Sipil yang sedang studi di Kampus. Ditambahkan Rektor yang menyelesaikan pendidikan Doktoral di Institut Pertanian Bogor (IPB) tentang Tata Kelola Kampus ini, Unihaz akan melakukan penerapan IT bagi mahasiswa yang melakukan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) dengan berbasis online.

Selain itu, kerjasama-kerjasama dengan berbagai institusi turut pula digalang pihak Unihaz. Antara lain dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Bengkulu yang akan membuka gerai di Kampus Unihaz. “InsyaAllah 12 Agustus mereka opening di Kampus kita, termasuk pula dengan Bank Indonesia yang siap membuka BI Corner, bebernya.

Barisan tenaga pengajar atau dosen turut diperkuat dengan mengirim 4 dosen belajar program S3, ke kampus terkenal di Indonesia, seperti Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Bengkulu (Unib), Universitas Negeri Jember (UNJ).(**)

Baca Juga ...

Ribuan Penerima Subsidi Jamkes Terancam Dicoret

BENGKULU – Pemerintah Daerah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Dinas Sosial akan melakukan verifikasi ulang terhadap ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *