Home / BERITA UTAMA / Pelanggar UU Hanya Ditegur

Pelanggar UU Hanya Ditegur

DORONG: Kepala Satpol PP Kota Mitrul Ajemi, S.Sos saat mendorong motor yang diparkir di trotoar.

BENGKULU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu bersama tim Satpol PP Kota kembali bergerak menyikapi maraknya kendaraan bermotor yang sengaja parkir di atas trotoar. Serta maraknya sejumlah pemilik toko dan pedagang kaki lima yang berjualan di atas trotoar dikawasan pertokoan Jalan Soeprapto, kemarin (9/8) pagi.

Namun dalam razia ini, lagi-lagi petugas hanya memberi teguran saja kepada pemilik motor dan para pedagang. Tidak ada tindakan atau sanksi tegas dari Dishub dan Satpol PP Kota. “Sekarang justru kita heran kok petugas hanya berani menegur saja. Kalau terus-terusan dalam razia hanya bentuk teguran saja. Ya besok-besok mereka akan lakukan hal yang sama  (banyak motor diparkir di trotoar, red),” kritik Koordinator Forum Pemerhati Rakyat Bengkulu (FPRB), Bayu Putra, SH.

Pantauan RB, sejumlah petugas Dishub bersama Satpol PP turun ke jalan dengan melakukan penertiban terhadap sejumlah kendaraan motor yang terparkir di atas trotoar. Dipimpin langsung Kepala Satpol PP Kota Mitrul Ajemi, S.Sos bersama Kepala Dishub Kota Drs. Bardin sekitar Pukul 09.20 WIB. Dalam penertiban itu, beberapa masyarakat dan pemilik toko yang sengaja memakirkan kendaraannya di atas trotoar terlihat panik melihat kedatangan petugas secara mendadak.

Pihak Dishub hanya memberikan imbauan kepada pemilik toko, pemilik motor, maupun juru parkir terutama di sepanjang Jalan Soeprapto. Karena berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas bahwa trotoar merupakan milik pengguna pejalan kaki. Jika ada motor yang terpakir maka hal tersebut dianggap melanggar.

“Tolong bapak-ibu kendaraannya diturunkan ke bawah. Jangan ada lagi kendaraan ataupun barang dagangan yang diparkirkan di atas trotoar ini.  Karena trotoar digunakan hanya untuk pengguna jalan,” celetuk Kepala Satpol PP Kota Mitrul Ajemi.

Mitrul mengatakan, bahwa dengan terparkirnya kendaraan bermotor tersebut, masyarakat sudah mulai terganggu. Sehingga jika tidak segera dilakukan tindakan dari awal, maka akan semakin menjamur lagi.

“Yang jelas kegiatan ini akan rutin lakukan, karena imbauan ini diberitahukan kepada seluruh pemilik kendaraan bermotor yang masih terparkir di atas trotoar untuk tidak lagi berparkir di atas trotoar.  Jika masih tidak diindahkan akan kita tindak tegas,” jelas Mitrul

Senada disampaikan Kepala Dishub Kota Drs. Bardin yang menyayangkan rendahnya kesadaran masyarakat akan peruntukan fasilitas publik. Masih banyak masyarakat yang menggunakan trotoar sebagai lokasi parkir seperti yang tampak di Jalan Soeprapto dan diberbagai lokasi torotar lainnya.

“Untuk itu kami terus mengimbau, agar masyaakat mematuhi aturan bahwa trotoar itu untuk pengguna jalan kaki. Ssebab itu telah melanggar Perda Nomor 3 Tahun 2008 tentang Ketentraman dan Kertertiban Umum dalam Wilayah Kota,” tutupnya.(new)

Baca Juga ...

Helmi: Saya Tidak Punya Uang untuk Bertarung

BENGKULU –akhirnya angkat bicara soal informasi yang berkembang mengenai dirinya yang dikabarkan akan maju dalam ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *