Minggu , 20 Agustus 2017
Home / CURUP / SPPD Fiktif Dewan Menguat – 4 Biro Perjalanan Ngaku Tak Terkait

SPPD Fiktif Dewan Menguat – 4 Biro Perjalanan Ngaku Tak Terkait

CURUP – Hasil periksaan terhadap biro perjalanan yang disebut-sebut digunakan DPRD RL pereiode 2009-2014 setiap melakukan perjalanan dinas, semakin membuka tabir dugaan penyelewengan anggaran perjalanan dinas. Dimana SPPD yang dikeluarkan diyakini fiktif karena sejumlah biro perjalanan yang dikonfrontir jaksa membantah bahwa sejumlah tiket perjalanan dewan yang ditunjukkan jaksa adalah pihak tersebut yang mengurusnya.

‘’Tidak adanya kecocokan antara tiket yang menjadi SPJ perjalanan dinas yang digunakan dewan. Empat biro sudah mengakui bahwa tidak ada sangkut paut mereka terhadap perjalanan dinas tersebut,” terang Kajari Rejang Lebong Edi Utama, SH, MH melalui Kasi Pidsus Galuh Bastoro Aji, SH, MH kemarin.

Kasi Pidus menjelaskan, keempat pimpinan biro perjalanan yang sudah dimintai keterangannya itu yakni masing-masing dari PO Cinta Kasih, CV Bunga Pratama, CV Bengkulu Ite dan CV Jefi Tour n Travel.

“Biro perjalanan tersebut juga juga membantah pernah mengeluarkan cap dan paraf dari tiket yang ditunjukkan pihak Setwan. Artinya tiket tersebut fiktif,” jelas Galuh.

Sebelumnya pihak pengelola perjalanan dinas luar dewan memang mendatangi keempat biro perjalanan tersebut. Namun, dari pengakuan keempat direktur perusahaan tersebut tidak adanya penandatanganan atau pengcapan untuk tiket perjalnan dinas. “Tiket memang dibeli namun bukan untuk tiket perjalanan dinas dewan periode 2009-2014. Tiket yang dibeli oleh pihak pengelola perjalanan dinas dengan tiket yang dibeli sebelumnya tidak adanya kecocokan, membuktikan tiketnya berbeda,” papar Galuh.

Dibagian lain Galuh belum mau menyebutkan identitas Biro Perjalanan yang diduga telah kongkalingkong dengan pihak yang mengurus perjalanan dinas dewan. Biro perjalanan itulah mengakui memang mengeluarkan cap, dimana setiap 1 lembar tiket yang dicap mendapat imbalan Rp 50 ribu. ‘’Ya ada satu biro perjalanan yang diduga ikut bermain dan mendapat imbalan, ini masih kami dalami lagi,” kata Galuh.

Galuh juga menyebutkan ada 1 biro perjalanan lainnya yang belum diperiksa yakni Cv Hiro Tour and Travel. Rencananya akan dipanggil minggu depan. Selain itu, sesuai dijawadwalkan sebelumnya, kemarin juga dilakukan pemeriksaan terhadap mantan Kasubag Pembukuan dan Verifikasi Keuanngan Sekretariat DPRD RL tahun 2010, Purihasan, MM.

Ditambahkannya, tahapan pemeriksaan sudah dilalui. Meski ada beberapa pihak yang belum memenuhi panggilan, Galuh optimis proses pemeriksaan SPPD fiktif tersebut dapat diselesaikan dalam tempo cepat. “Kita harapkan proses berjalan lancer bisa segera perkara ini di sidangkan,” tutup Galuh.(nok)

Baca Juga ...

5 PNS “Hilangkan” Tornas, Disidang

CURUP – Sebanyak 5 PNS Pemkab Rejang Lebong (RL) akan disidangkan hari ini (19/7). Gelaran ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *