Home / MUKOMUKO / Tower Dikenakan Pajak

Tower Dikenakan Pajak

MUKOMUKO -Jika selama ini pengusaha tower tak dipungut biaya pajak. Namun tahun 2017 ini, Pemkab akan menarik retribusi pajak tower sebesar Rp 4 juta/unit. Pungutan retribusi pajak tower, adanya peraturan daerah (Perda) yang mengaturnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Mukomuko, Drs. H. Ruslan, M.Pd mengatakan jumlah tower yang akan dipungut retribusinya mencapai 40 tower, dan tersebar di wilayah Kabupaten Mukomuko. “Besaran pajak sekitar Rp 4 juta per tower,” kata Ruslan.

Besaran retribusi setiap tower disesuikan dengan letak tower itu berdiri. Kemudian turut menjadi pertimbangan adalah ketinggian tower. Jika letaknya dalam kota maka retribusinya berbeda dengan tower yang ada di desa.

“Namun selisihnya juga tidak banyak, karena tidak lagi mengacu pada nilai jual obyek pajak (NJOP). Yang tidak dibenarkan oleh Mahkamah Konstitusi,” kata Ruslan.

Untuk sistem pembayaran retribusi pajak tower, lanjut Ruslan, tak ada utusan dari dinas untuk menagih pajak tower tersebut. Melainkan pemilik atau pengusaha tower yang langsung bayar sendiri pada bank untuk disetorkan ke rekening kas daerah (Kasda) Pemkab Mukomuko.

“Kami tak akan menerima kalau langsung datang ke kami. Pemilik atau pengusahanya, akan kita berikan rekening pembayaran retrebusi tower itu,” katanya.

Retribusi pajak tower tentunya akan bisa meningkatkan pendapatan daerah. Bahkan jumlahnya juga cukup lumayan besar jika 40 pengusaha tower itu membayar seluruhnya. ‘’Kalau bayar seluruhnya, Pemkab bisa dapatkan sekitar Rp 160 juta/tahun,” demikian Ruslan.(hue)

Baca Juga ...

Menyampaikan Arti Pentingnya Pancasila dan Bela Negara

Sasar Desa Terpencil, Medan Lumpur Jadi Tantangan Perjuangan Danramil 423-02/Ipuh Kapten Inf. Yon Anison bersama ...

Komentar
harianrakyatbengkulu.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

  1. bagus lah ada pajak,tapi lebih bagus jika ada pajak harus ada juga pembimbingan serta memberikan solusi yg bisa membantu pengusaha kecil seperti kami ini…bukan sebaliknya yg selalu kena swiping,teguran,panggilan,yg parah lagi pasal langsung turun tangan……sedangkan solusi dan bimbingan sama sekali gak ada……..dimana yg katanya indonesia merdeka…???

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *