Home / METROPOLIS / Jaksa Bidik Pencairan Dana Investasi PT BM

Jaksa Bidik Pencairan Dana Investasi PT BM

DIPERIKSA: Mantan Kadiv Keuangan PT. Bengkulu Mandiri (BM) Desi Fitriani saat menjalani pemeriksaan di Kejari Bengkulu.

BENGKULU – Penyidik Kejari Bengkulu kemarin (10/8) memeriksa mantan Kepala Kepala Divisi (Kadiv) Keuangan PT Bengkulu Mandiri (BM), Desi Fitriani. Dalam pemeriksaan ini, penyidik ingin membongkar bagaimana proses pencairan dana penyertaan modal (investasi) dari APBD Provinsi Bengkulu tahun 2006-2007 sebesar Rp 28 miliar ke PT BM.

Kasus ini sendiri, sudah diusut Kejari Bengkulu dari tahun 2014. Sebelumnya, penyidik sudah memeriksa saksi lainnya. Yakni mantan Direktur Utama, M. Djamil dan Direktur Operasional PT BM Hamdani Yakub. Sementara itu, dalam pemeriksaan yang dimulai pukul 09.00 WIB kemarin, penyidik melontarkan beberapa pertanyaan mengenai tahapan proses pencairan dana investasi tersebut.

Begitupun dengan pengelolaan dana investasi dari PT BM ke  CV Kinal Jaya Putra senilai Rp 1 miliar. “Pertanyaan masih seputar proses pencairan dan terkait kerja sama antara PT BM dengan CV Kinal Jaya Putra. Hari ini (kemarin, red) hanya satu orang yang kita periksa, yaitu Kadiv Keuangan PT BM,” terang Kasi Pidsus Kejari Bengkulu, Irvon Desvi Putra, SH.

Dilanjutkan Irvon, Divisi Keuangan PT BM dinilai juga berperan dan mengetahui proses pencairan dana investasi tersebut. “Kita ingin tahu bagaimana prosesnya dari pihak perusahaan yang mengurusi soal keuangan tersebut. Apakah pencairan itu sesuai dengan aturan atau tidak prosesnya, itu yang memang sedang kita dalami salah satunya. Kita menggali keterangan tersebut yang gunanya untuk mencari pembuktian dan nantinya di lakukan perhitungan kerugian negara,” imbuh Irvon.

Untuk diketahui, dana penyertaan modal sebesar Rp 28 miliar tersebut diterima PT BM sebanyak dua tahap. Tahap pertama tahun 2006 sebesar Rp 2,5 miliar. Tahap kedua sebesar Rp 25,5 miliar. Dana penyertaan modal tersebut diketahui digunakan untuk kerjasama dengan pihak ketiga, salah satu dengan CV. Kinal Jaya Putra yang bergerak di bidang pemecah batu sebesar Rp 1 miliar.(dtk)

Baca Juga ...

Ribuan Penerima Subsidi Jamkes Terancam Dicoret

BENGKULU – Pemerintah Daerah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Dinas Sosial akan melakukan verifikasi ulang terhadap ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *