Home / BERITA UTAMA / Bengkulu, Penghasil Kopi Terbesar Ketiga di Dunia

Bengkulu, Penghasil Kopi Terbesar Ketiga di Dunia

MINUM: Plt Gubernur Bengkulu, Dr.drh. H. Rohidin Mersyah bersama unsur FKPD lainnya saat menikmati kopi di Pemprov Bengkulu kemarin.

BENGKULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, kemarin (11/10) sekitar pukul 08.00 WIB bekerjasama dengan Komunitas Kopi Bengkulu memperingati Hari Kopi Internasional atau dikenal International Coffe Day di halaman Pemprov. Menariknya, kegiatan yang dihadiri Plt Gubernur Bengkulu Dr. drh. H Rohidin Mersyah, MMA dan seluruh unsur FKPD itu, juga dimeriahkan dengan minum 1000 gelas kopi secara serentak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Rasmawan mengakui International Coffe Day ini baru pertama kali diselenggarakan di Bengkulu. Walaupun sebenarnya proses penetapan hari kopi internasional sudah digelar setiap tanggal 1 Oktober sejak 2014 lalu. “Kita peringati dalam rangka mempromosikan rasa kopi asli Bengkulu. Bahkan di tahun 2018 mendatang, Bengkulu akan menetapkan dua daerah menjadi kampung kopi. Yakni di Rejang Lebong dan Kepahiang,’’ ujarnya.

Sementara Plt Gubernur Bengkulu Dr. drh. H Rohidin Mersyah, MMA mengatakan Provinsi Bengkulu menjadi penghasil kopi terbesar ketiga se Indonesia. Dimana petani kopi Bengkulu bisa menghasilkan 60 ribu ton kopi per tahunnya. Saat ini sudah ada 60 ribu kepala keluarga juga yang menjadi petani kopi.

“Jadi sekarang ini kopi sudah dijadikan mata pencarian bagi masyarakat di Bengkulu. Selain itu memang sudah membudaya. Sehingga berbagai macam juga cita rasa kopi yang ada di Bengkulu. Disertai dengan kualitas yang memang cukup baik,’’ ujar Rohidin. Dilanjutkannya, terbukti kalau kopi Bengkulu sudah bisa meraih prestasi dalam kancah nasional, speerti jenis kopi seperti Arabika, Robusta.

Saat ini pengelola kopi di Bengkulu sudah mulai meningkat. Ada 146 pemilik usaha kopi yang tergabung dalam Industri Kecil Menengah (IKM). Tersebar di Bengkulu Selatan 27 pemilik usaha kopi, Bengkulu Utara 40 pengusaha, Mukomuko 2 pengusaha, Kaur 6 pengusaha, Kepahiang 45 pengusaha, Kota Bengkulu 10 pengusaha, Lebong 7 pengusaha, Rejang Lebong 8 pengusaha dan Seluma 1 pengusaha.

“Sekarang sudah beberapa kopi yang yang mulai dipasarkan. Seperti Kopi Redjang, Konakito Villco, Sindang Dataran Robusta (Sintaro), Edu Coffee, Bengkulu Mountain Coffee dan Tradisional Robusta Bengkulu Asli (Trabas),’’ ujar Rohidin.

Ditambahkan Rohidin, pihaknya berharap dengan dikelolanya kopi Bengkulu oleh masyarakat sendiri, maka hasil petani tidak akan keluar lagi. Selama ini kopi Bengkulu banyak dijual ke luar provinsi seperti Lampung dan Jambi.(che)

Baca Juga ...

Helmi: Saya Tidak Punya Uang untuk Bertarung

BENGKULU –akhirnya angkat bicara soal informasi yang berkembang mengenai dirinya yang dikabarkan akan maju dalam ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *