Home / BERITA UTAMA / Warga Vs Mandor Saling Serang, Motor Dibakar

Warga Vs Mandor Saling Serang, Motor Dibakar

AMUK MASSA: Kerangka motor milik Harpansi yang hangus dibakar warga kesal dengan penusukan yang dilakukannya. Muksin (40) warga Talang Baru Kecamatan Ketahun mendapat perawatan medis.

KETAHUN – Peristiwa berdarah terjadi antara warga Desa Talang Baru Kecamatan Ketahun Bengkulu Utara (BU) dengan mandor PT Pamor Ganda Ketahun, kemarin. Bahkan akibat kejadian tersebut, Muksin (40) warga Talang Baru mengalami luka tusuk di dadanya.

Tak hanya Muksin, Harpansi (32) Mandor PT Pamor Ganda dibacok hingga mengalami luka sabetan parang di pinggang belakangnya. Tak hanya itu, beberapa warga yang datang juga sempat melempari camp PT Pamor Ganda tempat Harpansi tinggal.

Bahkan, Yamaha Mio milik Harpansi juga dibakar warga pascakejadian tersebut. Untungnya, kejadian tersebut bisa dilerai oleh polisi dan TNI yang segera datang ke TKP. Sementara Muksin langsung dilarikan ke klinik Ketahun.

Polisi yang datang langsung menenangkan warga dan mengamankan Harpansi. Bahkan, Harpansi langsung dibawa ke Mapolres BU lantaran warga yang meminta ia dihadirkan ke tengah warga.

Kronologis kejadian, pagi sekitar pukul 09.00 WIB kemarin Harpansi keluar dengan menunggangi Yamaha Mio dan mampir di warung penjual bensin eceran. Disana sudah ada Muksin dan dua rekannya.

Saat itu, Muksin mempertanyakan sikap PT Pamor Ganda yang menolak karyawan dari Desa Talang Baru. Sedangkan banyak karyawan dari luar desa yang berbatasan langsung dengan perusahaan tersebut.

Melihat Muksin dan dua rekannya terus mengumpat, Harpansi naik pitam. Ia lantas mengambil pisau dari pinggangnya dan menghujamkan ke arah dada korban. Warga yang melihat Muksin terkapar lantas mengeroyok pelaku. Bahkan salah satu warga mengayunkan parang ke pinggang korban. Untungnya Harpansi masih bisa berlari mengamankan diri ke dalam camp perusahaan.

Warga yang sudah beringas lantas mendatangi camp dan melemparinya. Warga yang melihat motor Mio milik Harpansi langsung membakarnya. Kapolres BU AKBP Ariefalsi WN, SH, S.IK, MM melalui Kapolsek Ketahun AKP. Mario Eko Santosa, SH, S.IK menuturkan seluruh warga sudah dikumpulkan dan diberikan pengarahan untuk tidak berbuat anarkis. Warga mulanya mengaku siap berdamai jika Harpansi dibawa menemui masyarakat. Namun tentu saja hal ini ditolak pihak kepolisian.

“Kami langsung mengamankannya dan menitipkan pelaku ke Mapolres BU untuk keamanan,” katanya.

Muksin sendiri sudah pulang ke rumahnya dan mengalami luka tidak terlalu serius. Polisi juga melakukan penjagaan di Desa Talang Baru mengantisipasi aksi massa lainnya.

“Untuk sementara kondisi di warga sudah cukup kondusif. Namun kita tetap mengantisipasi dengan melakukan pengamanan,” pungkas Kapolsek. (qia)

Baca Juga ...

Helmi: Saya Tidak Punya Uang untuk Bertarung

BENGKULU –akhirnya angkat bicara soal informasi yang berkembang mengenai dirinya yang dikabarkan akan maju dalam ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *