Senin , 20 November 2017
Home / CURUP / Enam Desa Telat Cairkan DD

Enam Desa Telat Cairkan DD

CURUP – Terdapat enam desa di Kabupaten Rejang Lebong yang telat melakukan pencairan dana desa (DD) tahap dua tahun ini. Dimana batas akhir pencairan terhitung Jumat (10/11). Keenam desa tersebut, yakni Desa Kesambe Lama dan Desa Duku Ulu Kecamatan Curup Timur, Desa Cawang Lama Kecamatan Selupu Rejang, Desa Air Pikat dan Desa Kampung Sajad Kecamatan Bermani Ulu serta Desa Pal VIII Kecamatan Bermani Ulu Raya.

Meski terlambat, keenam desa tersebut tetap bisa mencairkan DD, namun pemindahan atau pentransferan DD dari kas daerah (Kasda) ke rekening desa baru bisa dilakukan ketika jam masuk kerja perbankan.

“Kita ada kebijakan terhadap desa yang telat,” terang Kepala Badang Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Rejang Lebong (RL) Safuan, S.Sos kepada RB kemarin.

Kebijakan yang dimaksud yakni, pihak BPKD sendiri menerbitkan terlebih dahulu SP2D terhadap berkas pengajuan yang sedang diurus oleh desa-desa yang terlambat. Dengan diterbitkannya SP2D (surat perintah pencairan dana) tersebut, maka nomor surat pada SP2D sudah dimiliki oleh desa bersangkutan dan dapat dilaporkan ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Serta turut tertera jumlah nominal yang akan dicairkan desa bersangkutan. Jika SP2D-nya sudah diterbitkan, tinggal menunggu saya tanda tangani kapan saja dan proses pencairan tetap bisa dilakukan meski terlambat,” jelas Safuan.

Namun dengan syarat, pihak desa harus mengurus rekomendasi dari dinas terkait yakni Dinsos PMD Kabupaten RL. Pasalnya, desa yang terlambat pencairannya ini terkendala rekomendasi dari dinas tersebut.

“Saat ini yang terpenting berkas pecairan yang diurus masuk ke sistem kita dulu. Mengenai kendala mengapa lamban ini kita kurang tahu. Selain itu masih ada tiga kepala desa yang ke luar daerah untuk menghadiri pesta pernikahan anak presiden. Jadi setelah SP2D diterbitkan secepatnyalah untuk diurus berkas tersebut lalu bisa ditandatangani,” papar Safuan.

Jumlah anggaran DD yang digulirkan pada pencairan tahap dua ini sebesar 38,198 miliar lebih dari total keseluruhan tahap satu dan dua sebesar Rp 95,4 miliar. Dana tersebut untuk 122 desa di Kabupaten Rejang Lebong. (nok)

Baca Juga ...

Madrasah Siap UNBK

CURUP – Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN/MA) di Kabupaten Rejang Lebong (RL) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *