Senin , 20 November 2017
Home / CURUP / Pejabat Tak Berkompeten, Lengser

Pejabat Tak Berkompeten, Lengser

Test Tertulis: Pejabat Eselon II a dan b sedang mengikuti uji kompetensi di SMPN 1 RL kemarin.

CURUP – Sesuai dijawadkan sebelumnya, pelaksanaan uji kompetensi atau job fit  yang digelar Pemkab Rejang Lebong (RL) terhadap pejabat eselon II, III dan IV di kemarin di dua lokasi berbeda. Untuk pejabat eselon di SMPN 1 RL, sedangkan untuk staf di SMPN 5 RL.

Uji kompetensi dalam upaya menjaring pejabat yang sedang menjabat guna mengetahui apakah sudah berkompeten pada jabatan yang dijabat, atau sebaliknya. Sehingga dapat menjadi bahan evaluasi bupati untuk merotasi atau melengserkan pejabat yang dinilai tidak berkompeten.

Peserta uji kompetensi sendiri mencapai ratusan yang berkisar dari 800 hinngga 900 orang. Hanya saja terdapat beberapa pejabat eselon yang berhalangan hadir karena alasan tertentu dan bisa dipertimbangkan oleh panitia pelaksana. Menindaklanjuti ini, penitia kan melakukan koordinasi ulang terhadap pejabat yang belum mengikuti uji kompetensi kemarin.

“Kita koordinasikan bersama tim dari Unib. Alasannya yakni ada yang sakit dan sebagaian ada yang umrah,” ujar Kepala BKD Kabupaten RL Khirders Lapendo Patsju, SSTP kemarin.

Pada sesi pertama pukul 08.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB digelar ujian tertulis dengan soal berjumlah delapan buah dalam bentuk essai. Dalam pertanyaan yang disajikan kepada peserta ujian garis bersarnya berisikan megenai tupoksi mereka sebagai pejabat pada jabatan yang diduduki saat ini.

“Pertanyaan sendiri disusun dari tim Unib. Dari jawaban peserta maka akan diketahui pakah mereka benar kompeten atau tidak. Bahkan apakah ada yang mencontek dengan rekan lainnya,” tutur Khirders.

Kemudian dilanjutkan pada sesi kedua sampai sore hari yakni dengan materi pembuatan makalah atau karya tulis yang yang di dalammnya berkaitan dengan seputaran managerial, teknis pelaksanaan tugas yang dijabat dan kultur sosial. Untuk pelaksanaan uji kompetensi sendiri, akan dilanjutkan pada minggu depan di hari yang sama.

“Artiya tidak sampai disini saja. Pada sesi ke tiga mingu besok, peserta akan disuruh membuat surat yang ditujukan ke menteri, gubernur dan bupati. Lalu kembali dilanjutkan dengan membuat karya tulis mereka, sebab karya tulis tidak akan selesai dalam waktu singkat,” papar Khirdes.

Sementara itu, Tim Panitia Unib Prof. Kamaludin mengemukakan, mengenai hasil sendiri akan diumumkan pihaknya secepat mungkin, khusus untuk uji kompetensi essai. Serta secara keseluruhan akan diberikan skor sebagai tanda keberhasilan peserta. “Misalnya, skor 90 termasuk kategori sangat direkomendasikan, skor 80 – 70 dierkomendasikan dan di bawah 60 tidak masuk rekemondasi,” jelas Prof. Kamaludin.

Disisi lain, Bupati RL DR. (HC). A. Hijzai, SH, M.Si menegaskan bahwa uji kompetensi tersebut diselenggarakan secara bersih. Menjamin tidak adanya pejabat titipan baik dari pihaknya sendiri atau dari pihak yang berwenang lainnya untuk meluluskan salah satu peserta. (nok)

Baca Juga ...

Madrasah Siap UNBK

CURUP – Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN/MA) di Kabupaten Rejang Lebong (RL) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *