Senin , 20 November 2017
Home / BERITA UTAMA / DPR Diminta Respon Harapan Bengkulu

DPR Diminta Respon Harapan Bengkulu

SINERGITAS: Plt Gubernur Bengkulu DR. drh. Rohidin Mersyah, MMA didampingi Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Edison Simbolon menerima kunjungan Komisi X DPR RI di Kantor Gubernur Bengkulu, kemarin.

BENGKULU –  Kunjungan Komisi X DPR RI ke Provinsi Bengkulu, kemarin (13/11) dimanfaatkan dengan baik oleh Plt Gubernur Bengkulu Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, MMA. Di hadapan 22 anggota Komisi X tersebut, Plt Gubernur memaparkan berbagai permasalahan dan progres Bengkulu. Khususnya dalam bidang pendidikan, pariwisata, olahraga, dan pengembangan perguruan tinggi.

Dari sektor olahraga, jelang perhelatan Porwil 2019 ini Plt Gubernur juga memaparkan terkait minimnya sarana dan prasarana olahraga, khususnya stadion olahraga yang bertaraf nasional di Bengkulu. Bahkan Plt Gubernur menyampaikan mengenai usulan pembangunan stadion nasional di Bengkulu, dan berharap bisa diakomodir oleh Komisi X DPR RI untuk bisa direalisasikan pada tahun 2018 mendatang.

Berikutnya juga Plt Gubernur memaparkan mengenai pengembangan perguruan tinggi di Bengkulu. Mulai dari rencana peningkatan status IAIN Bengkulu menjadi UIN Bengkulu. Dan pembangunan laboratorium Fakultas Pertanian Unib di Kabupaten Benteng.

“Banyak hal yang sudah kita paparkan kepada Komisi X DPR RI. Mudah-mudahan bisa segera direspon oleh DPR RI dan pemerintah pusat. Karena hal ini sangat penting untuk perkembangan provinsi Bengkulu kedepannya,” jelas Plt Gubernur.

Untuk sektor pendidikan, Plt Gubernur menyampaikan terkait masih rendahnya minat baca masyarakat Provinsi Bengkulu. Hal ini dikarenakan masih minimnya sarana dan prasarana informasi yang bisa diakses oleh masyarakat. Untuk itu dengan bantuan 3 unit mobil perpustakaan mini dari anggota Komisi X DPR RI beberapa waktu lalu, diharapkan bisa memberikan pengaruh peningkatan minat baca bagi masyarakat di Bengkulu.

Kemudian untuk sektor pariwisata, pemerintah provinsi Bengkulu mengaku masih kesulitan dalam pengembangan potensi wisata yang ada. Hal ini akhirnya berdampak pada minimnya informasi dan promosi yang terkait dengan pariwisata daerah, sehingga berbanding lurus dengan tidak adanya peningkatan signifikan atas kunjungan wisata ke Provinsi Bengkulu dari tahun ke tahun.

“Selain itu juga untuk pariwisata kita berharap dengan sudah masuknya event Tabut menjadi agenda nasional dalam Wonderfull Indonesia, bisa memberikan efek domino terhadap pertumbuhan pariwisata di Bengkulu. Hal ini juga tak lepas dari dukungan Komisi X DPR RI untuk bisa membantu menyampaikan aspirasi masyarakat Bengkulu ini kepada pemerintah pusat,” harap Plt Gubernur.

Sementara Ketua Komisi X DPR RI DR. Ir. Djoko Udjianto, MM mengungkapka, kunjungan Komisi X DPR RI ke Bengkulu memang untuk menggali sejauh mana permasalahan yang dihadapi oleh daerah yang berhubungan dengan kementerian kemitraan Komisi X DPR RI. Dan ia mengaku sangat apresiatif dengan pemaparan yang disampaikan oleh Plt Gubernur Bengkulu mengenai permasalan dan kendala yang dialami Bengkulu dalam pembangunan daerah, khususnya di beberapa sektor pendidikan, pariwisata dan olahraga.

“Untuk sektor pendidikan, dengan adanya 3 unit mobil dan seperangkat perpustakaan mini, kita berharap Bengkulu bisa menjadi pilot project bagi daerah lain dalam pengembangan minat baca masyarakatnya,” terang politisi Partai Demokrat ini.

Sementara untuk sektor pariwisata, pihak Kementerian Pariwisata RI sudah menggelontorkan bantuan sebesar Rp 11 miliar untuk pengembangan pariwisata di Provinsi Bengkulu. Dengan bantuan tersebut diharapkan potensi wisata sejarah, wisata ketokohan, dan wisata budaya yang masuk dalam kategori Wonderfull Indonesia, bisa memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan pariwisata Bengkulu.

“Selanjutnya saat ini Bengkulu pun tengah menggarap wisata olahraga, dengan potensi-potensi olahraga masyarakat dan olahraga tradisional yang dimilikinya. Juga terkait pembuatan film Fatmawati kedepannya, yang kita harapkan mampu memberikan stimulan semangat generasi muda Bengkulu untuk bisa membangun daerah,” bebernya.

Terakhir untuk sektor olahraga, diakui Djoko bahwa sarana olahraga di Bengkulu masih sangat minim. Bengkulu membutuhkan terobosan untuk renovasi stadion yang ada dan membangun stadion baru yang bertaraf internasional. “Usulan untuk sarana olahraga ini akan segera kami sampaikan kepada Kemenpora, terkait bagaimana teknisnya. Kemudian juga kita akan usulkan anggarannya ke Banggar DPR RI untuk dibahas. Karena stadion ini sangat vital untuk prestasi olahraga daerah. Jika tidak ada stadion nasioan bertaraf internasional, maka prestasi apa yang bisa kita harapkan untuk olahraga daerah,” pungkasnya. (sly)

Point Pemaparan Plt Gubernur  di Hadapan Komisi X DPR RI

Pendidikan:

  1. Rendahnya Minat Baca Masyarakat
  2. Kelanjutan Peningkatan Status IAIN Bengkulu Menjadi UIN Bengkulu
  3. Pembangunan Laboratorium Fakultas Pertanian Unib di Kabupaten Bengkulu Tengah

Pariwisata:

  1. Pengelolaan Potensi Wisata Ketokohan, Sejarah, dan Budaya
  2. Pengembangan Wisata Olahraga
  3. Memastikan Festival Tabut Masuk Dalam Agenda Nasional Wonderfull Indonesia

Olahraga:

  1. Rehabilitasi Stadion Semarak Sawah Lebar
  2. Pembangunan Stadion Nasional Bertaraf Internasional

Baca Juga ...

Bertaruh Nyawa, Digulung Ombak Sudah Biasa

Kita sering melihat batu kecil indah dijajakan di pinggir jalan, khususnya di daerah pesisir pantai. ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *