Selasa , 12 Desember 2017
Home / BENGKULU UTARA / Gas 3 Kg Masih Langka, Disperindag Surati Pertamina

Gas 3 Kg Masih Langka, Disperindag Surati Pertamina

ARGA MAKMUR – Hingga kemarin (17/11), keberadaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 Kg di Bengkulu Utara (BU) masih langka. Bahkan, kelangkaan parah terjadi di Kota Arga Makmur. Agen dan pengecer sudah tidak lagi menyediakan gas 3 Kg.

Bahkan, setiap gas 3 Kg ada di pangkalan selalu habis diserbu oleh masyarakat. Pemilik pangkalan juga sudah membuat aturan setiap orang hanya boleh membeli satu gas 3 Kg.

Kadis Perindag BU, Ir. Siti Qoriah R, MM mengaku, sudah memanggil agen LPG 3 Kg termasuk pemilik pangkalan. Hasilnya, memang ada pengurangan pasokan gas dari Pertamina setiap harinya, sehingga keberadaan gas 3 Kg di pengecer jauh berkurang.

“Memang ada pengurangan pasokan dari Pertamina. Itu yang kita dapat dari agen, ini yang membuat gas 3 Kg menjadi sulit didapatkan masyarakat,” kata Siti.

Biasanya satu pangkalan mendapatkan pasokan 1.000 tabung gas per harinya, namun kini hanya sekitar 700 tabung saja. Itupun pasokan terkadang macet.

Disperindag juga akan menyurati Pertamina menanyakan berapa jumlah pasti kuota gas 3 Kg untuk wilayah BU, baik itu per tahun atau per bulan. Termasuk apa saja yang bisa menyebabkan pasokan berkurang hingga terjadi kelangkaan di masyarakat.

“Kita akan surati Pertamina. Sampai saat ini kita tidak punya data berapa kuota pasti untuk BU,” ujar Siti.

Ia juga akan mempertanyakan sampai kapan pasokan akan terus berkurang sesuai pengakuan pangkalan dan agen. Hal ini menyebabkan keresahan di masyarakat lantaran masyarakat terutama ekonomi lemah masih sulit beralih ke gas 15 Kg atau 20 Kg yang memang saat ini terus ada di pengecer.

“Kita berharap masalah ini bisa segera diatasi. Kelangkaan ini sudah terjadi dua minggu lebih,” pungkas Siti. (qia)

Baca Juga ...

Pesta Miras, 66 Orang Digelandang – Polisi Ditabrak

ARGA MAKMUR – Polres Bengkulu Utara (BU) menggelar razia gabungan pukul 22.30 WIB Sabtu (9/12) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *